Tentang Kami

Sebagai salah satu pemangku kepentingan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mendukung penguatan program BIPA melalui tugas dan fungsi yang dilaksanakan oleh unit-unit kerjanya berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2012 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 69 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penyelenggaraan pengembangan dan pembinaan program BIPA dilaksanakan oleh unit eselon II Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan dan unit-unit kerja di bawahnya sebagaimana digambarkan dalam bagan berikut.

 



Di antara sejumlah fungsinya, Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan menyelenggarakan dua fungsi yang berkaitan dengan program BIPA, yaitu (1) penyusunan bahan peningkatan mutu penggunaan dan pembelajaran bahasa dan sastra serta (2) pelaksanaan peningkatan mutu, peran, dan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. Penyusunan bahan peningkatan mutu penggunaan dan pembelajaran bahasa dan sastra dilaksanakan oleh unit kerja eselon III Bidang Pembelajaran melalui unit kerja eselon IV Subbidang Proses Pembelajaran, antara lain, dengan melakukan koordinasi dan fasilitasi pengembangan modul dan bahan ajar BIPA. Sementara itu, pelaksanaan peningkatan mutu, peran, dan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional dilaksanakan oleh unit kerja eselon III Bidang Peningkatan dan Pengendalian melalui unit kerja eselon IV Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran, antara lain, dengan melakukan koordinasi dan fasilitasi peningkatan fungsi dan peran bahasa Indonesia menjadi bahasa Internasional.

Sebagai salah satu pemangku kepentingan program BIPA, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melaksanaan tugas dan fungsi tersebut dengan berpedoman pada tiga peran sebagai koordinator, regulator, dan fasilitator pengembangan dan pembinaan program BIPA. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memosisikan diri sebagai lembaga yang mengoordinasikan para pemangku kepentingan program BIPA yang lain dalam merumuskan kebijakan, peraturan, dan program dalam rangka mengatur, membina, dan memfasilitasi keberadaaan dan aktivitas semua pihak, khususnya lembaga penyelenggara program, pengajar, dan siswa BIPA. Peran tersebut dapat digambarkan dalam bagan berikut.