Berita Bahasa dan Sastra

12/12/2017 | Kegiatan
Sebagai salah satu bentuk layanan untuk mengenalkan buku baru kepada masyarakat, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Perpustakaan Badan Bahasa melakukan kegiatan bedah buku Manusia Seribu Tahun pada Senin, 11 Desember 2017. Kegiatan rutin tahunan ini menyajikan buku-buku terbaik yang akan dikenalkan kepada masyarakat.
12/11/2017 | Seminar dan Lokakarya
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyelenggarakan Lokakarya Bahan Koleksi Laboratorium Kebinekaan di Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan, Sentul, 11—15 Desember 2017.
12/06/2017 | Kegiatan
Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK), mengajak mahasiswa untuk mengenali jati diri bangsa melalui laboratorium kebinekaan. Laboratorium ini merupakan salah satu fasilitas dari PPSDK yang berada di Gedung Arjuna, Kantor PPSDK, Jalan Anyar, Kawasan Indonesia Peace and Security Center (IPSC), Sentul, Bogor, Jawa Barat.
12/01/2017 | Siaran Pers
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengundang masyarakat untuk mengikuti sayembara desain logo KBI. Hasil akhir yang akan dicapai dalam sayembara desain logo ini adalah pemunculan logo KBI.
11/30/2017 | Seminar dan Lokakarya
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengundang peserta terpilih untuk mengikuti Seminar Nasional Bahasa dan Sastra 2017 yang akan diselenggarakan pada hari Selasa—Rabu, 5—6 Desember 2017, bertempat di Aula Sasadu, Gedung Samudera Lantai 2, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Rawamangun, Jakarta Timur.
11/30/2017 | Seminar dan Lokakarya
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa kembali bentengi insan media dengan kegiatan penyegaran keterampilan berbahasa.

Tokoh Bahasa dan Sastra

Yanusa Nugroho lahir di Surabaya tanggal 2 Januari 1960. Sejak kecil ia gemar membaca, terutama cerita wayang.
Putu Wijaya yang kita kenal sebagai sastrawan mempunyai nama yang cukup panjang, yaitu
Motinggo Boesje adalah nama samaran. Nama yang diberikan oleh orang tuanya adalah Bustami, tetapi dia mengganti namanya dengan Motinggo Boesje dan nama itulah yang kini lebih dikenal.
Rosihan Anwar lahir tanggal 10 Mei 1922, di Kelurahan Kubang Nan Duo, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Ia adalah putra seorang
Nama panggilan Eka Budianta. Nama lengkapnya adalah Christophorus Apolinaris Eka Budianta Martoredjo.

Artikel

Apakah yang terpikirkan jika sastrawan bicara tentang kota dan estetikanya? Jika ilmuwan berbincang hal yang sama? Maka, pada Temu Sastra Mitra Praja Utama XI yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Budaya, Kementrian pariwisata dan Budaya Jawa Barat dari tanggal 16—19 November 2017 di Putri...
Pengantar Besar kemungkinan, rubrik “Surat Pembaca” dalam surat kabar atau majalah pada mulanya adalah untuk menampung kritik dan saran sehubungan dengan berita atau tulisan yang dimuat dalam media yang bersangkutan. Dengan bantuan surat-surat pembaca, surat kabar atau majalah bisa...
Chairil Anwar Chairil Anwar kita kenal melalui buku pelajaran sastra, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah. Melalui buku-buku itulah kita dipahamkan bahwa Chairil Anwar adalah seorang penyair, bahkan tokoh sangat penting dalam sebuah angkatan sastra yang disebut Angkatan '45....