Penutupan Kegiatan Fasilitasi Pengembangan UKBI Tara


03/20/2016 | Kegiatan

Penutupan Kegiatan Fasilitasi Pengembangan UKBI Tara

Bogor—“Sebenarnya tujuan dari kegiatan ini adalah mentransfer kemahiran dalam menyusun soal UKBI, karena nanti setiap balai/kantor bahasa akan diberikan amanat untuk menyusun soal UKBI sendiri sebelum divalidasi oleh Pusat Pengembangan dan Pelindungan,” tutur Atikah Sholihah, M.Pd., Kepala Subbidang Pedoman dan Acuan saat memberikan laporan pada penutupan Kegiatan Fasilitasi Pengembangan UKBI Tara, Sabtu, 19 Maret 2016, di Hotel Sahira II, Bogor.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan, Dr. Dora Amalia mengharapkan agar peserta dapat menularkan ilmu yang telah diperoleh dalam kegiatan itu kepada rekan lainnya di balai/kantor bahasa masing-masing.

Secara umum hasil yang diperoleh yaitu materi dialog dan monolog sudah dilaksanakan bahkan sampai tahap perekaman. Untuk seksi 2 (merespons kaidah) sudah tuntas (25 butir soal), seksi 3 (membaca) lima bacaan sudah diselesaikan, meskipun perlu perbaikan.

Pengembangan UKBI memerlukan kerja sama dan koordinasi dengan semua pihak terutama dalam pengujian UKBI daring, perlu diadakan pelatihan pelaksana pengujian UKBI daring, dalam hal ini oleh Pusat Pembinaan, agar tersosialisasikan dengan baik.

Deasy, peserta dari Balai Bahasa Sulawesi Utara, mengaku terkesan dengan kegiatan yang berlangsung selama enam hari itu, walaupun ada kerinduan dengan keluarga tetapi terobati dengan ilmu yang diperoleh dan persahabatan yang terjalin selama mengikuti kegiatan. Ia pun bertekad menyelenggarakan UKBI di daerah sesuai petunjuk dari pusat, dan mengharapkan kegiatan serupa nantinya memiliki alokasi waktu lebih banyak dalam pembuatan soal sehingga dapat berdiskusi secara intensif.

Pada kesempatan itu, panitia juga memberikan apresiasi berupa cenderamata kepada Yulius Pagapoh dari Balai Bahasa Papua, Tri Winiasih dari Balai Bahasa Jawa Timur, dan Deri Ristiana dari Kantor Bahasa Kalimantan Timur atas keaktifannya selama kegiatan berlangsung. (an/nav)