Pergelaran Tradisi Lisan Sumatra Selatan, Menelisik Kembali Wajah Tradisi Leluhur


12/13/2016 | Kegiatan

Pergelaran Tradisi Lisan Sumatera Selatan, Menelisik Kembali Wajah Tradisi Leluhur

Palembang—Dalam rangka upaya melestarikan kekayaan sastra lisan Sumatra Selatan, Balai Bahasa Sumatra Selatan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan Pergelaran Tradisi Lisan Sumatra Selatan yang bertajuk “Menelisik Kembali Wajah Tradisi Leluhur”  di Hotel Emilia, Palembang, Selasa malam, 13 Desember 2016.

“Dari tahun 2000, kami sudah melakukan kegiatan inventarisasi sastra lisan yang ada di Sumatra Selatan, alhamdulillah sampai dengan hari ini, ada sekitar 236 sastra lisan yang sudah didokumentasikan dan ada 45 sastra lisan yang sudah dialihkan ke dalam bentuk audio-visual,” ujar Kepala Balai Bahasa Sumatra Selatan, Aminulatif, M.Pd., saat membuka acara itu.

Ia juga mengatakan bahwa nanti akan dilakukan pendokumentasian sastra lisan dari setiap pelaku sastra lisan perwakilan kabupaten/kota yang hadir, “Insya Allah melalui kegiatan ini, nanti akan terkumpul sebanyak 136 sastra lisan,” kata Aminulatif.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat ditindaklanjuti dengan pelibatan pelaku sastra lisan di Sumatra Selatan dalam perhelatan Asian Games nanti (2018), dengan menampilkan kekayaan budaya kita kepada perwakilan 46 negara peserta Asian Games,” harap Aminulatif.

Selain itu, menurut Aminulatif, hasil dari kegiatan ini dapat menjadi sumbangsih untuk dunia pendidikan tingkat dasar dan menengah, perguruan tinggi, dan masyarakat pada umumnya. “Karena ini merupakan kajian-kajian kita untuk melakukan penelitian-penelitian tentang kekayaan sastra lisan yang ada di Sumatra Selatan,” ungkapnya.  

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Selatan, Dekan FKIP Universitas Sriwijaya, Rektor Universitas PGRI Palembang, kalangan akademisi dan para pelaku sastra lisan di Sumatra Selatan. (an)