Kunjungan Mendikbud di Balai Bahasa Sumut

Medan – Jelang petang , Jumat (25/1/2018), di bawah guyuran hujan deras,  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy sampai di pelataran lobi Balai Bahasa Sumatera Utara (BBSU), Jalan Kolam Ujung No. 7, Medan.

Kunjungan tidak terduga ini disambut antusias dan penuh sukacita oleh Kepala dan seluruh staf BBSU. Mendikbud didampingi Dirjen Dikdasmen, Kepala LPMP Sumut, Kepala P4TK Medan, dan Kepala Balai Arkeologi Medan, melihat-lihat ruangan kantor BBSU. Usai itu dilanjutkan pertemuan dengan seluruh pegawai di Aula BBSU.

Dalam arahannya, Muhadjir meminta seluruh balai dan kantor bahasa di Indonesia mendorong Gerakan Literasi Nasional secara optimal. Hal itu penting guna mengatasi ketertinggalan masyarakat Indonesia di bidang literasi.

“Saya meminta seluruh Balai Bahasa (dan kantor bahasa), lebih optimal dalam menggalakkan Gerakan Literasi Nasional. Anak-anak Indonesia sudah ketinggalan jauh. Minat bacanya rendah,” ungkapnya.

Dia juga menekankan, penelitian yang dilakukan harus fokus pada program prioritas Kemdikbud, salah satunya adalah bagaimana menekan rendahnya nilai minat baca siswa di Indonesia.

Selain itu, Mendikbud juga meminta agar seluruh UPT yang ada di jajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjalankannya fungsinya secara maksimal. Sesuai dengan tujuannya, UPT dibentuk untuk merealisasikan program-program yang ada di kementerian.

"Saya meminta agar seluruh UPT di kementerian saya, saling bekerja sama dan bersinergi," katanya.

Kepala BBSU, Dr. Tengku Syarfina, M. Hum. menyampaikan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan pihaknya. Antara lain sukses melahirkan Perda Nomor 8 tahun 2017 tentang Pengutamaan Bahasa Indonesia dan Pelestarian Bahasa dan Sastra Daerah (di Sumatera Utara, red.) Pelaksanaan penelitian dan penyuluhan kebahasaan, Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) di kalangan mahasiswa dan umum, serta pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) pada mahasiswa asing dan konsulat jenderal negara sahabat.

"BBSU berusaha semaksimal mungkin menjalankan tugasnya sebagai lembaga kebahasaan di daerah ini," kata Syarfina. (am/ns)

Artikel Terpopuler