GELAR WICARA DAN FESTIVAL TUNAS BAHASA IBU

Memperingati Hari Bahasa Ibu tahun 2018, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa akan menyelenggarakan kegiatan Gelar Wicara dan Festival Tunas Bahasa Ibu. Kegiatan ini mengangkat tema “Kebinekaan Bahasa Daerah sebagai Potensi Pemajuan Bangsa”. Kegiatan ini terdiri atas dua rangkaian acara, yaitu (1) Gelar Wicara Hari Bahasa Ibu dan (2) Festival Tunas Bahasa Ibu. Gelar wicara membahas topik-topik tentang bahasa daerah, seperti (1) Bahasa Daerah sebagai Potensi Pemajuan Bangsa Indonesia, (2) Pemajuan Budaya dalam Konstelasi Sejarah Bangsa Indonesia, (3) Peran Lembaga Adat dalam Pelestarian Bahasa Daerah, (4) Peran Pemerintah Daerah dalam Pengembangan dan Pelindungan Bahasa Daerah. Kegiatan ini akan menampilkan pembicara dari kalangan akademisi sekaligus pemegang kebijakan dan tokoh masyarakat pelestari bahasa daerah. Adapun Festival Tunas Bahasa Ibu akan menampilkan kemampuan anak-anak yang pernah mengikuti kegiatan revitalisasi bahasa daerah. Penampilan dalam festival ini berupa penyajian pantun, pidato, cerita rakyat, atau permainan anak beserta lagu rakyatnya yang akan disajikan oleh anak-anak dan remaja Tunas Bahasa Ibu dari daerah Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sumatra Barat, Sulawesi Barat, dan Jawa Barat.

Peserta gelar wicara adalah sebagai berikut.

1. mahasiswa S-1, S-2, dan S-3

2. Guru dan Dosen bahasa dan sastra

3. Anggota organisasi profesi kebahasaan dan kesastraan

4. Komunitas pegiat bahasa dan sastra daerah

5. Duta Bahasa seluruh Indonesia

 

Peserta diwajibkan menulis esai tentang pendapat mengenai bahasa ibu sebanyak 100 kata. Peserta tidak dipungut biaya. Panitia hanya menyediakan  kit seminar, konsumsi, dan sertifikat.

 

Tanggal penting*

Batas waktu pendaftaran : 15 Februari 2018

Pengumuman peserta diterima : 19 Februari 2018

Batas konfirmasi kehadiran peserta : 20 Februari 2018

 

Formulir pendaftaran peserta gelar wicara. (Pendaftaran telah ditutup)

Artikel Terpopuler