Wakil DKI Jakarta Raih Predikat Duta Bahasa Nasional 2019

Jakarta—Dalam rangka menyemarakkan Bulan Bahasa dan Sastra 2019, Pusat Pembinaan, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Final Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2019 di Hotel Mercure Batavia, Jakarta, pada Sabtu malam (17-8-2019).

Pada kesempatan itu, Dharma Rivaldo Husaeni dan Thedora Marjorie Chastine dari DKI Jakarta terpilih sebagai Duta Bahasa Duta Bahasa Nasional 2019.

“Duta bahasa harus mampu mengutamakan bahasa Indonesia dalam ragam formal, melestarikan bahasa daerah pada lingkungan keluarga, dan menguasai bahasa asing dengan baik untuk menambah wawasan dan menghadapi persaingan global,”tutur Sekretaris Badan Bahasa dan Perbukuan, Kemendikbud, M. Abdul Khak saat membuka acara itu.

Ia pun berpesan agar nantinya, duta bahasa mendukung program-program yang dijalankan oleh Badan Bahasa dan Perbukuan, Kemendikbud dengan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

 

Beraudiensi dengan Dubes Jepang

Sebelumnya, pada Kamis (15-8-2019), Finalis Duta Bahasa Nasional 2019 berkesempatan beraudiensi dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii di Kantor Kedutaan Besar Jepang, Jakarta.

Pada kesempatan itu, Dubes Ishii menyampaikan peran penting bahasa dan budaya dalam diplomasi kenegaraan.

Selanjutnya, ia berharap kepada duta bahasa yang ada di setiap provinsi terus bersemangat dalam menjalankan program-programnya.

 

Beraudiensi dengan Mendikbud

Para Finalis Duta Bahasa Nasional 2019 juga berkesempatan untuk beraudiensi dengan Mendikbud, Muhadjir Effendy di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Senayan, Jakarta, pada Kamis (15-08-2019).

Pada kesempatan itu, Mendikbud memberikan motivasi kepada finalis Duta Bahasa Nasional 2019 untuk terus menggiatkan kampanye pengutamaan penggunaan bahasa Indonesia, terutama di ruang publik.

Mendikbud berharap finalis Duta Bahasa Nasional 2019 senantiasa ikhlas mengemban amanah sebagai duta bahasa yang sesungguhnya, yaitu dapat melakukan negosiasi secara komunikatif dan efektif kepada publik ketika memasyarakatkan kepedulian, kecintaan, dan kebanggaan pada bahasa dan sastra Indonesia dan daerah.

 

Final Duta Bahasa Nasional 2019

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2019 ditutup secara resmi oleh Sekretaris Badan Bahasa dan Perbukuan, Kemendikbud, M. Abdul Khak di Hotel Mercure Batavia, Jakarta, pada Sabtu malam (17-8-2019).

Selamat atas terpilihnya para pemenang Duta Bahasa Nasional 2019.

1. Terbaik I: Dharma Rivaldo Husaeni dan Thedora Marjorie Chastine (DKI Jakarta).

2. Terbaik II: Habel Elia Natanael S. dan Helena Setya Utami (Banten).

3. Terbaik III: Grets Wali Lo dan Greaty’s Windesi (Papua).

4. Terbaik IV: I Dena Kadek Buda P. dan Ni Putu Indah Prastika D. (Bali).

5. Terbaik V: Muhammad Irvan Novaldi dan Nadia Virdhani Hia (Sumatra Utara).

6. Terbaik VI: Tanzirul Evendi dan Gitamorezqi Maharani (Lampung).

7. Harapan I: Mohammad Abizar Yusro dan Rima Nadia Dian Agustin (Jawa Timur).

8. Harapan II: Zulkifli Walangadi dan Cindai Amalia Rahman (Gorontalo).

9. Harapan III: Muhammad Zulkarnain dan Febriyani Rahayu (Sulawesi Tenggara).

10. Harapan IV: Rizki Dwika Aprilian dan Gina Maheswari S. (Jawa Barat).

Juara Favorit Duta Bahasa Nasional 2019: Fadjar Indra Kurniawan dan

Riska Nisphu R. Wijaya (NTB).

 

Mari kita utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing.

Salam literasi

Salam duta bahasa

(an)

Selingan

Daftar Selingan

  • zoonosis = zoonosis
  • work from office = kerja dari kantor (KDK)

  • work from home = kerja dari rumah (KDR)

  • ventilator = ventilator

  • tracing = penelusuran; pelacakan

  • throat swab test = tes usap tenggorokan

  • thermo gun = pistol termometer

  • swab test = uji usap

  • survivor = penyintas

  • specimen = spesimen; contoh

  • social restriction = pembatasan sosial

  • social media distancing = penjarakan media sosial

  • social distancing = penjarakan sosial; jarak sosial

  • self-quarantine = swakarantina; karantina mandiri

  • self isolation = isolasi mandiri

  • screening = penyaringan

  • respirator = respirator

  • rapid test = uji cepat

  • rapid strep tes =t uji strep cepat

  • protocol = protokol

  • physical distancing = penjarakan fisik

  • pandemic = pandemi

  • new normal = kenormalan baru

  • massive test = tes serentak

  • mask = masker

  • lockdown = karantina wilayah

  • local transmission = penularan lokal

  • isolation = isolasi

  • incubation = inkubasi

  • imported case = kasus impor