Badan Bahasa dan Perbukuan Dorong GLN Bersinergi dengan TBM Se-Indonesia

Jakarta—Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kemendikbud, Dadang Sunendar membuka Lokakarya Gerakan Literasi Nasional bersama Komunitas Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Hotel The Sultan Jakarta, pada Kamis malam (13-9-2019).

Dalam sambutannya, Dadang mengatakan bahwa tanpa ada peran dari komunitas literasi di masyarakat, gerakan literasi tidak akan berjalan optimal. Untuk itu, lokakarya ini digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus curah pendapat bersama pengelola TBM di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Badan Bahasa dan Perbukuan, M. Abdul Khak mengharapkan agar lokakarya ini dapat menjadi ajang berbagi praktik baik pengelolaan TBM yang dapat diduplikasi dan diberikan inovasi agar lebih baik pengelolaannya.

Sementara itu, Ketua Umum Forum TBM, Firman Venayaksa berharap para pengelola TBM yang hadir dapat berkontribusi memberikan masukan dan solusi kepada pemerintah untuk memajukan literasi masyarakat di Indonesia.

Seminar yang berlangsung selama tiga hari itu (12 s.d. 14 September 2019) diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari perwakilan TBM di 34 provinsi dan perwakilan unit utama di lingkungan Kemendikbud.

 

Latar belakang

Gerakan Literasi Nasional merupakan upaya untuk memperkuat sinergi antarunit utama pelaku gerakan literasi dengan menghimpun semua potensi dan memperluas keterlibatan publik dalam menumbuhkembangkan dan membudayakan literasi di Indonesia. Meningkatkan literasi bangsa perlu dibingkai dalam sebuah gerakan nasional yang terintegrasi, tidak parsial, sendiri-sendiri, atau ditentukan oleh kelompok tertentu.

Gerakan literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab semua pemangku kepentingan termasuk dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi sosial, pegiat literasi, orang tua, dan masyarakat. Oleh karena itu, pelibatan publik dalam setiap kegiatan literasi menjadi sangat penting untuk memastikan dampak positif dari gerakan peningkatan daya saing bangsa. (an)

 

Selingan

Daftar Selingan

  • zoonosis = zoonosis
  • work from office = kerja dari kantor (KDK)

  • work from home = kerja dari rumah (KDR)

  • ventilator = ventilator

  • tracing = penelusuran; pelacakan

  • throat swab test = tes usap tenggorokan

  • thermo gun = pistol termometer

  • swab test = uji usap

  • survivor = penyintas

  • specimen = spesimen; contoh

  • social restriction = pembatasan sosial

  • social media distancing = penjarakan media sosial

  • social distancing = penjarakan sosial; jarak sosial

  • self-quarantine = swakarantina; karantina mandiri

  • self isolation = isolasi mandiri

  • screening = penyaringan

  • respirator = respirator

  • rapid test = uji cepat

  • rapid strep tes =t uji strep cepat

  • protocol = protokol

  • physical distancing = penjarakan fisik

  • pandemic = pandemi

  • new normal = kenormalan baru

  • massive test = tes serentak

  • mask = masker

  • lockdown = karantina wilayah

  • local transmission = penularan lokal

  • isolation = isolasi

  • incubation = inkubasi

  • imported case = kasus impor