Kantor Bahasa Kalimantan Timur Ajak Kepala SMP/MTs. Utamakan Bahasa Negara di Ruang Publik

Kantor Bahasa Kalimantan Timur bekerja sama dengan SMP Negeri 1 Samarinda menggelar Sosialisasi Wajah Bahasa Sekolah bagi Kepala SMP/MTs  Se-Kota Samarinda di Gedung Kegiatan Siswa, SMP Negeri 1 Samarinda, Kalimantan Timur, 19 November 2019. Sosialisasi kebahasaan itu  dihadiri  seratus kepala SMP dan MTs dan staf Kantor Bahasa Kalimantan Timur. Para narasumber, selain Kepala Kantor Bahasa Kalimantan Timur (Anang Santosa), juga Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda (Endang Sri Rumiati)  dan Kepala SMP Negeri 1 Samarinda (Mulyadi).

Pada kesempatan itu, Anang menuturkan bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa negara dan jati diri bangsa. Pemakaian bahasa Indonesia harus menjadi yang utama di seluruh ruang publik, baik di lingkungan instansi pemerintah dan badan/lembaga swasta maupun pada satuan pendidikan. Upaya pengutamaan bahasa negara di ruang publik itu membutuhkan komitmen dan kesepakatan serta peran serta aktif seluruh pengguna ruang publik  agar dapat terealisasi dengan baik.

“Melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 13 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pembinaan Pendidikan Karakter sebagai Budaya Sekolah dan Perwali Nomor 17 Tahun 2011 tentang Tata Naskah Dinas, Pemerintah Kota Samarinda mendukung secara penuh upaya pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik, khususnya di lingkungan sekolah. Untuk itu, seluruh kepala SMP/MTs Se-Kota Samarinda agar segera meningkatkan penggunaan bahasa Indonesia di sekolah  masing-masing. Penguatan pendidikan karakter siswa melalui literasi bahasa Indonesia menjadi tanggung jawab satuan pendidikan,” ujar Endang.

Salah satu perwujudan upaya pengutamaan bahasa negara di ruang publik adalah melalui kegiatan Penghargaan Wajah Bahasa Sekolah (PWBS). PWBS bertujuan untuk meningkatkan sikap positif lembaga pendidikan terhadap bahasa negara serta mengapresiasi lembaga pendidikan yang telah mengutamakan penggunaan bahasa negara di ruang publik, terutama di lingkungan sekolah. PWBS dilaksanakan sekali dalam satu tahun Pada kesempatan  itu akan diumumkan enam nomine terbaik tingkat nasional.

SMP Negeri 1 Samarinda berhasil menjadi juara kedua tingkat nasional Penghargaan Wajah Bahasa Sekolah (PWBS) Tahun 2019. Sehubungan dengan itu, Anang meminta Mulyadi  berbagi pengalaman tentang pelaksanaan Sosialisasi Wajah Bahasa Sekolah bagi Kepala SMP/MTs Se-Kota Samarinda  agar para kepala sekolah  termotivasi berperan serta dalam kegiatan PWBS.

Dalam paparannya Mulyadi berujar, “SMP Negeri 1 Samarinda berhasil Menjadi Juara Kedua Tingkat Nasional Penghargaan Wajah Bahasa Sekolah Tahun 2019.  Capain itu merupakan hasil dari proses yang panjang dan adanya komitmen bersama seluruh pembelajar, staf, dan siswa.

Mulyadi juga menceritakan bahwa SMP Negeri 1 Samarinda menyisihkan lima belas  sekolah di tingkat Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Selanjutnya, bersama lima sekolah terbaik lainnya,SMP Negeri 1  maju ke PWBS Tingkat Nasional. Untuk babak terakhir ini SMP Negeri 1 Samarinda harus bersaing dengan 140 SMP/MTs terbaik di Indonesia. SMP Negeri 1 Samarinda kemudian membentuk tim. Tim ini bertugas untuk memperbaiki tulisan yang salah atau keliru dan menyiapkan kelengkapan lomba serta presentasi tentang PWBS agar kriteria penilaian PWBS, yaitu kaidah, fisik, dan tipografi kebahasaan serta verifikasi faktual di lapangan dapat terpenuhi dan menjadi juara. (pad)

Selingan

Daftar Selingan

  • cache memory = memori tembolok

  • browser = peramban

  • bar code = kode batang

  • blogger = narablog

  • power bank = bank daya

  • biolinguistics = biolinguistik (linguistik)

  • bento = bento; paket bekal (tata boga)

  • bassoon = basun (seni musik)

  • bashfulness = kemalu-maluan (psikologi)

  • barrier free accessibility = aksesibilitas bebas batas; keterjangkauan bebas batas (teknik lingkungan)