Kantor Bahasa Maluku Dorong Semua Pemangku Kepentingan untuk Melestarikan Bahasa Daerah

Ambon—RRI Ambon menyelenggarakan siaran Dialog Budaya bertajuk "Bahasa Ibu di Maluku dan Perkembangannya" di Gedung RRI, Jalan Jenderal A. Yani, Kota Ambon, pada Selasa, 21 Januari 2020. Kepala Kantor Bahasa Maluku (KBM), Dr. Asrif dan peneliti KBM, Erniati, S.S., diundang pada acara tersebut.

Pada kesempatan itu, Asrif mengatakan bahwa semua pihak di Maluku harus bersatu untuk melestarikan bahasa daerah di Maluku karena bahasa adalah produk kebudayaan paling besar. "Jika penduduk negeri (daerah) mencintai negerinya, maka cintailah (juga) bahasa daerahnya,"ujar Asrif.

Pada kesempatan yang sama, Erniati menuturkan bahwa bahasa daerah adalah identitas kita. "Ketika orang lain melihat kita sebagai anak negeri, maka sebenarnya mereka melihat dari bahasa daerahnya. Untuk itu, keluarga berperan penting untuk melestarikan budaya dan bahasa daerah,"tutur Erniati.

Sementara itu, Udin Sanaky selaku tokoh masyarakat Sirisori Darussalam yang turut diundang pada acara tersebut mengajak semua kalangan di Maluku untuk bersatu melestarikan bahasa daerah. Menurutnya, setiap generasi memiliki pendekatan yang berbeda untuk melestarikan bahasa daerah dan di masa yang akan datang semakin banyak tantangan yang mengancam kelestarian bahasa daerah. (aph/an)

Selingan

Daftar Selingan

  • cache memory = memori tembolok

  • browser = peramban

  • bar code = kode batang

  • blogger = narablog

  • power bank = bank daya

  • biolinguistics = biolinguistik (linguistik)

  • bento = bento; paket bekal (tata boga)

  • bassoon = basun (seni musik)

  • bashfulness = kemalu-maluan (psikologi)

  • barrier free accessibility = aksesibilitas bebas batas; keterjangkauan bebas batas (teknik lingkungan)