Balai Bahasa Papua Ajak Siswa SLTA di Kabupaten Sorong Selatan untuk Membaca dan Menulis

Sebagai lembaga pemerintah yang diberi amanah untuk mengawal Gerakan Literasi Nasional (GLN), Balai Bahasa Papua mengajak siswa SLTA di Kabupaten Sorong Selatan untuk membaca dan menulis melalui kegiatan Gerakan Literasi Penulisan Cerpen bagi Siswa SLTA Se-Kabupaten Sorong Selatan Tahun 2020 pada 10—12 Maret 2020 di aula Gereja Marthen Luther Teminabuan. Kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta yang terdiri atas 71 siswa dan 4 guru dari empat SLTA di Teminabuan. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong Selatan, Anzar Azis, S.Pd.I.. Dalam sambutannya, Anzar menyampaikan bahwa untuk bertahan hidup di era Revolusi Industri 4.0, manusia harus menguasai enam literasi dasar, yaitu literasi baca tulis, numerik, sains, finansial, digital, dan budaya serta kewarganegaraan.

Kegiatan pelatihan ini secara umum bertujuan untuk memupuk rasa cinta para siswa terhadap karya sastra dengan cara menumbuhkan dan mengembangkan minat untuk mengenal dan menghayati karya sastra secara intensif. Peserta diharapkan dapat memiliki kecakapan literasi baca tulis melalui persentuhannya dengan karya sastra. Kegiatan pelatihan penulisan cerpen ini menghadirkan Faisal Oddang, sastrawan muda, sebagai narasumber. Peserta tampak antusias mengikuti pelatihan penulisan cerpen yang berlangsung santai, ringan, dan terbuka tersebut. 

Selingan

Daftar Selingan

  • cache memory = memori tembolok

  • browser = peramban

  • bar code = kode batang

  • blogger = narablog

  • power bank = bank daya

  • biolinguistics = biolinguistik (linguistik)

  • bento = bento; paket bekal (tata boga)

  • bassoon = basun (seni musik)

  • bashfulness = kemalu-maluan (psikologi)

  • barrier free accessibility = aksesibilitas bebas batas; keterjangkauan bebas batas (teknik lingkungan)