Para Penyuluh di Lingkungan Badan Bahasa Mengadakan Pertemuan Antarpenyuluh

 

Jakarta— Penyuluh Badan Bahasa mempunyai tugas memasyarakatkan bahasa  Indonesia Untuk menyamakan persepsi dan langkah penyuluh dalam bertugas di lapangan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, menyelenggarakan Pertemuan Penyuluh  di Lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, di Park Hotel, tanggal 5—7 Juni 2012. Peserta pertemuan penyuluh berjumlah 50 orang yang berasal dari Badan Bahasa  serta  balai dan kantor bahasa.

Acara pertemuan penyuluh dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Prof. Dr. Mahsun. Dalam sambutannya, Mahsun mengatakan bahwa  banyaknya permintaan penyuluh bahasa Indonesia menunjukkan bahwa keberadaan bahasa Indonesia sangat penting. Pertemuan penyuluh dapat dijadikan sebagai  ajang silaturahim antarpenyuluh  untuk saling mengoreksi.

Dalam akhir sambutannya, Mahsun berharap agar  pertemuan penyuluh tidak berakhir hanya  dalam pertemuan ini. Untuk kelanjutannya, perlu  dipikirkan adanya  perangkat penyuluh untuk berbagai kepentingan penyuluhan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,  misalnya penyuluhan untuk guru, wartawan,  atau pembawa  acara.

Sementara itu, Ketua Panitia, Drs. M. Muhadjir, M.A., dalam laporannya  menyebutkan bahwa saat ini jumlah penyuluh tidak seimbang dengan keadaan wilayah di Indonesia. Jumlah penyuluh dari Badan Bahasa  51 orang serta penyuluh dari balai bahasa dan kantor bahasa 143 orang. Pertemuan penyuluh ini dapat menjadi  ajang tukar pengalaman di lapangan.

Pertemuan penyuluh kali ini bersifat berbagi pengalaman di lapangan sehingga peserta dan narasumber lebih banyak  berduskusi.  Materi yang  menjadi bahan diskusi meliputi kebijakan pemasyarakatan bahasa, kalimat, bentuk dan pilihan kata, ejaan, paragraf, bahasa laporan, dan bahasa surat.  Adapun narasumbernya  adalah Drs. M. Muhadjir, M.A., Dr. Dendy Sugono, Dr. Sugiyono,  Drs. Abdul Gaffar Ruskhan, M.Hum, Drs. S.R.H. Sitanggang, M.A., Drs. Mustakim, M.Hum., dan Drs. S.S.T. Wisnu Sasangka, M.Pd. (lus)

Selingan

Daftar Selingan

  • zoonosis = zoonosis
  • work from office = kerja dari kantor (KDK)

  • work from home = kerja dari rumah (KDR)

  • ventilator = ventilator

  • tracing = penelusuran; pelacakan

  • throat swab test = tes usap tenggorokan

  • thermo gun = pistol termometer

  • swab test = uji usap

  • survivor = penyintas

  • specimen = spesimen; contoh

  • social restriction = pembatasan sosial

  • social media distancing = penjarakan media sosial

  • social distancing = penjarakan sosial; jarak sosial

  • self-quarantine = swakarantina; karantina mandiri

  • self isolation = isolasi mandiri

  • screening = penyaringan

  • respirator = respirator

  • rapid test = uji cepat

  • rapid strep tes =t uji strep cepat

  • protocol = protokol

  • physical distancing = penjarakan fisik

  • pandemic = pandemi

  • new normal = kenormalan baru

  • massive test = tes serentak

  • mask = masker

  • lockdown = karantina wilayah

  • local transmission = penularan lokal

  • isolation = isolasi

  • incubation = inkubasi

  • imported case = kasus impor