Menurut kaidah TBBI edisi terakhir tahun 1998 (sekarang sedang direvisi), kata yang diawali dengan k,p,t,s mengalami peluluhan, dengan beberapa pengecualian, seperti memperhatikan, memprioritaskan, dsb. Namun demikian, beberapa tahun belakangan ada ‘gerakan’ yang berniat untuk meluluhkan semua bentuk tersebut yang bertujuan untuk menyederhanakan dan memudahkan pelajar ataupun pemelajar bahasa Indonesia. Gerakan tersebut dilakukan oleh media besar seperi Kompas. Sementara itu, sebagian media lain, seperti Tempo dan beberapa linguis di UI memilih untuk mempertahankan pengecualian tersebut.
Sebagai institusi pemerintah, Badan Bahasa memutuskan untuk ‘berdiri di tengah’ dengan melihat berbagai pertimbangan seperti ketersebaran, penggunaan dalam korpus dsb. Untuk beberapa bentuk yang Saudara tanyakan, jawaban kami adalah sebagai berikut.
1. me+perhati +kan > memperhatikan (KBBI Ed. IV, 2009: 487)
2. me+prioritas+kan > memprioritaskan (KBBI Ed. IV, 2009: 1103)
3. me+pekerja+kan > mempekerjakan (KBBI Ed. IV, 2009: 682)
4. me+peduli+kan > memedulikan (KBBI Ed. IV, 2009: 1036)
5. mem+pertanggungjawaban+kan > mempertanggungjawabkan (KBBI Ed. IV, 2009: 1398)