Jambore Bahasa dan Sastra

  1. Latar Belakang

Dewasa ini sikap dan kecintaan generasi muda, termasuk pelajar dan mahasiswa, terhadap bahasa dan sastra Indonesia menunjukkan grafik menurun. Kondisi menurunnya penghargaan generasi muda terhadap bahasa dan sastra Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor, baik secara internal maupun eksternal. Secara internal karena generasi muda kurang menggali dan memanfaatkan nilai bahasa dan sastra, sedangkan secara eksternal dipengaruhi oleh maraknya penggunaan bahasa asing dan kecintaannya terhadap budaya asing. Padahal, saat ini banyak pihak mengakui bahwa bahasa Indonesia tidak hanya sebagai lambang dan identitas bangsa, tetapi bahasa Indonesia bahkan sebagai perekat kesatuan dan persatuan nasional. Di samping itu, sastra dapat digunakan oleh generasi muda sebagai alat untuk menguatkan kepekaan terhadap nilai kearifan dalam menghadapi kehidupan yang kompleks. Oleh sebab itu, bahasa dan sastra Indonesia harus mampu mengembangkan peran sebagai media pembangun karakter bangsa demi pemartabatan bangsa Indonesia dalam pergaulan lintas bangsa di dunia yang semakin mengglobal. Dalam konteks pembangunan karakter bangsa, posisi generasi muda sangat strategis karena mereka yang akan mengemban estafet kepemimpinan bangsa pada masa kini dan masa depan.

Berdasarkan latar belakang pemikiran tersebut, perlu media bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitasnya terkait dengan bahasa dan sastra Indonesia. Generasi muda dapat memanfaatkan peran bahasa dan sastra dalam membangun solidaritas demi terwujudnya persatuan dan kesatuan nasional. Salah satu media itu adalah Jambore Nasional Bahasa dan Sastra. Jambore Nasional Bahasa dan Sastra ini merupakan wujud nyata dari pelaksanaan pendidikan karakter bangsa melalui bahasa dan sastra dalam rangka menumbuhkan dan memupuk jiwa dan semangat nasionalisme.  Jambore Nasional  Bahasa dan Sastra merupakan kegiatan yang akan berlangsung setiap tahun.

 

  1. Dasar Hukum

Landasan kegiatan Jambore Nasional Bahasa dan Sastra 2011 adalah sebagai berikut:

  1. Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928;
  2. Undang-Undang Dasar 1945, Pasal 36 tentang Bahasa Negara;
  3. Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 1991 tentang Pemasyarakatan Bahasa Indonesia dalam Rangka Pemantapan Persatuan dan Kesatuan Bangsa;
  4. Instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1/U/1992 tentang Peningkatan Usaha
  5. Pemasyarakatan Bahasa Indonesia dalam Rangka Memperkukuh Persatuan dan Kesatuan Bangsa;
  6. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri kepada Gubernur, Bupati, dan Walikota seluruh Indonesia Nomor 434/1021/SJ Tahun 1995 tentang Penertiban Penggunaan Bahasa Asing;
  7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2007 tentang Pedoman bagi Kepala Daerah dalam Pelestarian, Pengembangan Bahasa Negara dan Bahasa Daerah; dan
  8. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

 

  1. Tujuan

Jambore Nasional Bahasa dan Sastra bertujuan

  1. menumbuhkan rasa solidaritas generasi muda yang berorientasi terhadap lahirnya jiwa persatuan pada anak bangsa yang mampu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  2. menggali dan memformulasi kearifan lokal daerah menjadi karakter bangsa;
  3. meningkatkan sikap positif para peserta terhadap bahasa nasional sebagai lambang identitas bangsa Indonesia.

4.     Peserta

Peserta Jambora adalah  generasi muda di seluruh Indonesia, baik laki-laki maupun perempuan.

 

 


 

Jambore Nasional Bahasa dan Sastra 2011

Jambore Nasional Bahasa dan Sastra pertama kali diadakan  pada tanggal 28 November -- 3 Desember 2011 bertempat di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.  Tema Jambore Nasional Bahasa dan Sastra 2011 adalah “Penggalian  dan Pemanfaatan Nilai-Nilai Bahasa dan Sastra dalam Membangun Karakter Bangsa”. Peserta Jambore Nasional Bahasa dan Sastra 2011 sebanyak 1.000 orang. Peserta Jambore terdiri atas pelajar SLTA, pemuda, duta bahasa, peserta berkebutuhan khusus, pemerhati bahasa dan sastra, mahasiswa, dan guru. Peserta berasal dari wakil provinsi di Indonesia.