Kalimat Nominal

Kalimat nominal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata benda atau nomina, termasuk pronomina dan frasa nominal. Namun, tidak semua deret nomina berupa kalimat sebab dapat juga deret tersebut hanya berupa frasa. Perhatikan contoh berikut.

(1a) Buku keluaran Badan Bahasa itu.
(1b) Buku itu keluaran Badan Bahasa.

Deret kata pada contoh (1a) bukan merupakan kalimat, melainkan berupa frasa sebab keluaran Badan Bahasa itu hanya sebagai pewatas inti frasa buku, bukan merupakan predikat. Sebaliknya, deret kata pada contoh (1b) merupakan kalimat sebab batas frasa itu memisahkan kalimat menjadi dua frasa nominal, yaitu buku itu merupakan subjek dan keluaran Badan Bahasa merupakan predikat. Dengan demikian, dalam kalimat nominal dapat diketahui bahwa nomina atau frasa nominal yang pertama adalah subjek dan nomina atau frasa nominal yang kedua adalah predikat. Namun, jika nomina atau frasa nominal yang pertama dilekati partikel lah, nomina atau frasa nominal itu menjadi predikat, sedangkan nomina atau frasa nominal yang kedua menjadi subjek. Perhatikan contoh berikut!

(2a) Beliau dosen pembimbing saya.
(2b) Beliaulah dosen pembimbing saya.
(3a) Orang itu paman saya.
(3b) Orang itulah paman saya.

Kalimat yang predikatnya berupa nomina atau frasa nominal seperti contoh di atas sering pula disebut kalimat ekuatif.