Ceramah Ilmiah Prof. Dr. Reiner Salverda

JAKARTA— Prof. Dr. Reiner Salverda, Direktur Fryske Akademy, Nederland, memberikan ceramah di Gedung Samudera, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, pada hari Selasa, 16 Agustus 2011, pukul 10.00—12.00. Ceramah bertema “The Frisian Language as a Minority Language in its Dutch and European Context”. Ceramah dihadiri oleh para peneliti Badan Bahasa, mahasiswa, dan dosen.

Dalam ceramahnya, Reiner Salverda mengemukakan bahwa bahasa Fris merupakan bahasa kedua atau termasuk bahasa minoritas di Belanda. Bahasa itu berkembang dan mendapat sambutan yang baik dari masyarakatnya. Bahasa itu diajarkan di sekolah dasar, di samping bahasa Belanda. Bahasa Fris juga telah digunakan dalam bidang hukum, politik, dan media massa. Ia menambahkan bahwa untuk mengembangkan bahasa Fris, didirikan Akademi Fryske. Menurutnya, kegiatan akademi itu telah menghasilkan, antara lain, kamus besar bahasa Frisi.

Acara ceramah juga diisi dengan tanya jawab. Dalam menjawab pertanyaan tentang kemungkinan bahasa Fris menjadi bahasa nasional, Reiner menjelaskan bahwa tidak mungkin bahasa Fris menjadi bahasa nasional meskipun bahasa itu digunakan dalam berbagai bidang. Bahasa Fris akan tetap menjadi bahasa kedua. Ketika menjawab pertanyaan tentang kedekatan bahasa Fris dengan bahasa Inggris dibandingkan dengan bahasa Belanda, Reiner mengatakan bahwa hal itu terjadi karena banyak orang Fris yang melakukan perjalanan ke Inggris sehingga bahasa Inggris banyak mempengaruhi bahasa Fris. Di akhir ceramah Reiner Salverda menekankan agar bahasa tidak musnah, perlu peranan penutur untuk mengampanyekan penggunaan bahasa tersebut sehingga dapat dijadikan role mode bagi generasi muda. (lus/mla)

Selingan

Daftar Selingan

  • zoonosis = zoonosis
  • work from office = kerja dari kantor (KDK)

  • work from home = kerja dari rumah (KDR)

  • ventilator = ventilator

  • tracing = penelusuran; pelacakan

  • throat swab test = tes usap tenggorokan

  • thermo gun = pistol termometer

  • swab test = uji usap

  • survivor = penyintas

  • specimen = spesimen; contoh

  • social restriction = pembatasan sosial

  • social media distancing = penjarakan media sosial

  • social distancing = penjarakan sosial; jarak sosial

  • self-quarantine = swakarantina; karantina mandiri

  • self isolation = isolasi mandiri

  • screening = penyaringan

  • respirator = respirator

  • rapid test = uji cepat

  • rapid strep tes =t uji strep cepat

  • protocol = protokol

  • physical distancing = penjarakan fisik

  • pandemic = pandemi

  • new normal = kenormalan baru

  • massive test = tes serentak

  • mask = masker

  • lockdown = karantina wilayah

  • local transmission = penularan lokal

  • isolation = isolasi

  • incubation = inkubasi

  • imported case = kasus impor