Upacara Hari Pendidikan Nasional

JAKARTA— Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Senin, 2 Mei 2011, melaksanakan upacara bendera di halaman kantor Badan Bahasa yang dihadiri oleh pejabat dan karyawan Badan Bahasa. Upacara yang dimulai tepat pukul 8.00 itu dipimpin oleh Sekretaris Badan Bahasa, Dra. Yeyen Maryani, M.Hum.

Pada upacara itu Sekretaris Badan membacakan sambutan Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh, yang bertema, “Pendidikan Karakter sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa” dengan subtema, “Raih Prestasi, Junjung Tinggi Budi Pekerti”. Tema itu bertolak dari pengertian bahwa dalam dunia pendidikan, manusia adalah pemeran utama, sebagai subjek sekaligus objek. Memanusiakan manusia melalui pendidikan menjadi salah satu tujuannya. Hal itu sejalan dengan pendidikan yang diajarkan oleh Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantoro, yang mengatakan bahwa pendidikan adalah upaya untuk memajukan pendidikan budi pekerti (kekuatan batin, karakter), pikiran, dan Jasmani. Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan Nasional mulai tahun ajaran 2011/2012 ingin mewujudkan Pendidikan Berbasis Karakter sebagai gerakan nasional mulai pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai dengan perguruan tinggi, termasuk di dalamnya pendidikan nonformal dan informal.

Upacara yang berlangsung tertib dan hikmat itu ditutup dengan doa dan harapan semoga gerakan nasional tersebut dapat dilaksanakan oleh insan pendidikan, terutama di jajaran Kementerian Pendidikan Nasional. Upacara Hari Pendidikan Nasional Tahun 2011 ini merupakan upacara bendera pertama setelah Pusat Bahasa berubah menjadi Badan Bahasa. (mla/ls)

Selingan

Daftar Selingan

  • zoonosis = zoonosis
  • work from office = kerja dari kantor (KDK)

  • work from home = kerja dari rumah (KDR)

  • ventilator = ventilator

  • tracing = penelusuran; pelacakan

  • throat swab test = tes usap tenggorokan

  • thermo gun = pistol termometer

  • swab test = uji usap

  • survivor = penyintas

  • specimen = spesimen; contoh

  • social restriction = pembatasan sosial

  • social media distancing = penjarakan media sosial

  • social distancing = penjarakan sosial; jarak sosial

  • self-quarantine = swakarantina; karantina mandiri

  • self isolation = isolasi mandiri

  • screening = penyaringan

  • respirator = respirator

  • rapid test = uji cepat

  • rapid strep tes =t uji strep cepat

  • protocol = protokol

  • physical distancing = penjarakan fisik

  • pandemic = pandemi

  • new normal = kenormalan baru

  • massive test = tes serentak

  • mask = masker

  • lockdown = karantina wilayah

  • local transmission = penularan lokal

  • isolation = isolasi

  • incubation = inkubasi

  • imported case = kasus impor