Presiden Hadiri Puncak Peringatan Hardiknas 2009 Di Bandung

Bandung: Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono menghadiri puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2009, di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat, Selasa (26/5). Peringatan Hardiknas 2009 mengambil tema Pendidikan Sains, Teknologi, dan Seni Menjamin Pembangunan Berkelanjutan dan Meningkatkan Daya Saing Bangsa. Dalam kesempatan tersebut, Presiden SBY juga membuka secara resmi Seminar Internasional Bahasa dan Pendidikan Anak Bangsa. Bandung: Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono menghadiri puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2009, di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat, Selasa (26/5). Peringatan Hardiknas 2009 mengambil tema Pendidikan Sains, Teknologi, dan Seni Menjamin Pembangunan Berkelanjutan dan Meningkatkan Daya Saing Bangsa. Dalam kesempatan tersebut, Presiden SBY juga membuka secara resmi Seminar Internasional Bahasa dan Pendidikan Anak Bangsa. Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo dalam sambutannya mengatakan, pembangunan pendidikan nasional didasarkan pada tiga pilar kebijakan. "Pertama, perluasan dan pemerataan akses pendidikan. Kedua, peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan. Ketiga, penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik pendidikan. Kesemuanya ditujukan untuk memberikan pendidikan bermutu, akuntable, murah, merata, dan terjangkau rakyat banyak," jelas Mendiknas. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyematkan dan menyerahkan secara simbolis Tanda Kehormatan Satyalancana Pendidikan kepada 8 orang kepala sekolah/pengawas sekolah/guru yang bertugas di daerah terpencil, Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada 4 orang perwakilan siswa pemenang Medali Emas Olimpiade Tingkat Internasional, dan Penghargaan Adi Bahasa kepada 3 Gubernur yaitu Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Sulawesi Tenggara, serta Penghargaan Widyakrama kepada 3 orang Gubernur dan 7 orang Bupati/Walikota yang berhasil melaksanakan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun antara lain Gubernur Kepulauan Riau, Bupati Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, dan Walikota Batam. Kepada lembaga maupun perorangan yang telah mengukir prestasi nasional dan internasional, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengucapkan selamat dan terima kasih. "Pertahankan dan terus tingkatkan prestasi itu. Putra putri Indonesia tidak kalah dari bangsa manapun," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Saya senang dan terharu karena semua pihak ingin dan berusaha meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia," tambah Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelum meninggalkan tempat acara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan rombongan meninjauan Pameran Gelar Produk Hasil Karya Anak Bangsa. Hadir dalam acara tersebut antara lain, Wakil Ketua MPR AM. Fatwa, Menag Maftuh Basyuni, Menkes RI Siti Fadilah Supari, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Rektor ITB Prof. Djoko Santoso. (hr.)

Selingan

Daftar Selingan

  • cache memory = memori tembolok

  • browser = peramban

  • bar code = kode batang

  • blogger = narablog

  • power bank = bank daya

  • biolinguistics = biolinguistik (linguistik)

  • bento = bento; paket bekal (tata boga)

  • bassoon = basun (seni musik)

  • bashfulness = kemalu-maluan (psikologi)

  • barrier free accessibility = aksesibilitas bebas batas; keterjangkauan bebas batas (teknik lingkungan)