Pembukaan Bulan Bahasa Dan Sastra 2005

Menteri Pendidikan Nasional yang diwakili oleh Prof. Dr. Mansur Ramly, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pendidikan Nasional, secara resmi membuka Bulan Bahasa dan Sastra (BBS) 2005 di Pusat Bahasa, Rawamangun, Jakarta. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa kita perlu meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia kita untuk menghadapi pengaruh bahasa dari luar. Kegiatan BBS 2005 kali ini bertema “Kemampuan Berbahasa dan Apresiasi Sastra Meningkatkan Daya Saing dalam Menyikapi Tantangan Baru”. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati 77 tahun bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan 60 tahun bahasa Indonesia sebagai bahasa negara. Melalui kegiatan BBS 2005 ini, Pusat Bahasa berharap dapat mengingatkan dan mengukuhkan kembali komitmen bangsa (1928), bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, dan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara (UUD 1945, Pasal 36) dan mengadakan gerakan nasional pengutamaan bahasa Indonesia, terutama di media luar ruang (tempat umum), sebagaimana yang diungkapkan oleh Dr. Dendy Sugono, Kepala Pusat Bahasa, dalam pidatonya. Pada kesempatan itu juga diluncurkan Kamus Belanda-Indonesia yang ditulis oleh Dr. Susi Moeimam dan Prof. Dr. Hein Steinhauer dan tiga buku lainnya, yaitu buku Sastra Melayu Lintas Daerah, Pengantarar Kritik Sastra, dan Glosarium. Selain itu, Pusat Bahasa juga memberikan Penghargaan sastra kepada tiga orang sastrawan, yaitu Acep Zamzam Noor (Jalan Menuju Rumahmu), Radhar Panca Dahana (Cerita-Cerita dari Negeri Asap), dan Nenden Lilis A. (Ruang Belakang). Pembukaan BBS 2005 ini dihadiri oleh Menristek, Dr. Kusmayanto Kadiman, mantan Mendikbud, Prof. Dr. Wardiman Djojonegoro, Menteri Negara Komunikasi dan Informasi yang diwakili oleh Aizirman Djusan, M.Sc., Econ. (Kepala Badan Litbang SDM), Dubes Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Nicolaus van Dam, Wakil Presiden Universitas Leiden, Dr. Robert Coelen, Direktur Inlingua Jakarta, Martha S. Legowo, selain juga dihadiri oleh siswa, guru, mahasiswa, dosen, sastrawan, wartawan, organisasi profesi, dan kepala balai/ kantor bahasa dari seluruh Indonesia. Acara pembukaan ini dimeriahkan oleh penampilan SMK Penabur 5, pemenang I Musikalisasi Puisi Tingkat SLTA BBS 2004, tari tradisional dari daerah Nias, yang menyambut kehadiran tamu-tamu kehormatan, Pembacaan puisi oleh W.S. Rendra, dan tari dan lagu oleh Kinarya GSP pimpinan Guruh Soekarno Putra.

Selingan

Daftar Selingan

  • zoonosis = zoonosis
  • work from office = kerja dari kantor (KDK)

  • work from home = kerja dari rumah (KDR)

  • ventilator = ventilator

  • tracing = penelusuran; pelacakan

  • throat swab test = tes usap tenggorokan

  • thermo gun = pistol termometer

  • swab test = uji usap

  • survivor = penyintas

  • specimen = spesimen; contoh

  • social restriction = pembatasan sosial

  • social media distancing = penjarakan media sosial

  • social distancing = penjarakan sosial; jarak sosial

  • self-quarantine = swakarantina; karantina mandiri

  • self isolation = isolasi mandiri

  • screening = penyaringan

  • respirator = respirator

  • rapid test = uji cepat

  • rapid strep tes =t uji strep cepat

  • protocol = protokol

  • physical distancing = penjarakan fisik

  • pandemic = pandemi

  • new normal = kenormalan baru

  • massive test = tes serentak

  • mask = masker

  • lockdown = karantina wilayah

  • local transmission = penularan lokal

  • isolation = isolasi

  • incubation = inkubasi

  • imported case = kasus impor