Pola Penyapaan Dalam Interaksi Verbal Dengan Latar Multilingual: Studi Kasus Warga Kampus Universitas Sam Ratulangi Manado

Elfrida W.S.Sumampouw

Penelitian ini bertujuan menemukan dan memerikan pola pemakaian kata penyapa dalam bahasa Indonesia ragam Manado. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat dirampatkan sebagai pola pemakaian kata penyapa dalam sistem penyapaan bahasa Indonesia.

Dengan mengacu pada prinsip dasar sosiolinguistik yang melihat bahwa sebagai alat komunikasi dalam masyarakat multilingual yang berusaha menjelaskan pertanyaan ‘‘...who speak what language to whom and when and to what end ..." (...siapa yang berbicara kepada siapa dengan menggunakan bahasa apa dan bilamana, serta dengan maksud apa ...) (Fishman 1969), peneliti membatasi pembahasannya hanya pada unsur siapa yang menggunakan kata penyapa yang mana terhadap siapa dalam situasi yang bagaimana dan dengan jalur lisan. Jadi, yang diteliti dan dianalisis dalam disertasi ini adalah repertoar kata penyapa, peserta tindak ujaran dalam interaksi bersemuka, dan domain, yaitu konteks dan situasi tempat kata penyapa digunakan.

Sumber data penelitian ini adalah populasi kampus pada waktu penelitian dilakukan berjumlah sekitar 10.000 orang dan percontoh ditetapkan 1.000 orang (10%). Dari 1.000 buku kuesioner (dari 1.000 orang) yang diedarkan, 510 buku kembali dengan jawaban yang lengkap (51%). Hasil yang diperoleh antara lain menunjukkan bahwa dalam sistem penyapaan bahasa Indonesia ragam Manado ditemukan bahwa ada sekurang-kurangnya 64 kemungkinan pola penyapaan. Meskipun demikian, yang terjaring dalam data hanya 37 pola atau 57,8% dari kemungkinan yang diramalkan.

Hasil itu menunjukkan keterbatasan ruang lingkup dan percontoh yang digunakan dalam penelitian ini, tetapi dalam melihat persentasenya cukup sahih. Jumlah yang diramalkan itu diperoleh dari delapan jenis kata penyapa yang digunakan oleh para responden/informan dan masyarakat sekitar yang menjadi kawan bicara mereka. Delapan jenis kata penyapa yang berasal dari empat kategori kata, yaitu nomina, pronomina, adjektiva, dan kata tugas, adalah (1) istilah kekerabatan (47,86%), (2) nama diri (32,78%), (3) pronomina persona kedua (6,44%), (4) nama profesi/jabatan (6,03%), (5) epitet (5,26%), (6) kata seru (1,04%), (7) gelar (0,52%), dan (8) pronomina penunjuk tempat (0,07%).