Pengayom dalam Sastra Jawa Modern: Studi Kasus Periode 1981—1997

Sri Widati

Penelitian ini mendeskripsikan situasi kepengayoman dalam sastra Jawa, khususnya sastra Jawa modern periode 1981—1997. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi sastra Jawa modern secara lebih konkret. Pembahasan dalam penelitian ini meliputi, antara lain (1) kehadiran sastra Jawa pada periode pascasastra kerajaan, (2) para pengayom sastra Jawa, (3) bentuk kepengayoman, dan (4) kendala kepengayoman dan pembinaan.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan studi pustaka, pencatatan, dan perekamanan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiologi sastra yang merujuk pada pendapat Tanaka (1976), Damono (1978), dan Wellek dan Warren (1956).

Simpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa sepanjang periode 1981—1997 ada empat lembaga pengayom yang berada di bawah naungan pemerintah, yaitu sekolah, pemda, taman budaya, dan dewan kesenian. Lembaga pengayoman swasta, antara lain Lembaga Studi Jawa, Javanologi, dan Yayasan Rancage. Namun, perhatian pemerintah terhadap seni sastra daerah sangat kurang. Hanya Ajip Rosidi dengan yayasannya, Rancage yang berani tampil berbeda. Ia merupakan pengayom perseorangan yang tulus memperhatikan perkembangan sastra daerah yang lamban akibat tidak adanya perhatian dari pemerintah.