Sistem Pertanyaan Dalam Bahasa Indonesia

Rofiuddin, A.H.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem pertanyaan dalam bahasa Indonesia. Ada tiga hal yang dideskripsikan, yaitu (1) jenis pertanyaan yang terdapat dalam bahasa Indonesia beserta karakteristiknya, baik ditinjau dari sudut sintaktis maupun dari sudut semantis; (2) jenis respon yang mengikuti pertanyaan yang terdapat dalam bahasa Indonesia beserta karakteristiknya; dan (3) penggunaan pertanyaan dalam bahasa Indonesia beserta prinsipnya. Kegiatan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode introspeksi dan metode pengamatan. Untuk menjaga kesahihan data, dilakukan kegiatan triangulasi data. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif yang di dalamnya melibatkan kegiatan sajian data, reduksi data, dan verifikasi serta penarikan simpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sintaktis jenis pertanyaan dalam bahasa Indonesia dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu pertanyaan yang berintonasi tanya, pertanyaan yang berpartikel tanya, dan pertanyaan yang berkata tanya. Jenis pertanyaan berintonasi tanya dan berpartikel tanya lazim disebut pertanyaan ya-tidak dan jenis pertanyaan berkata tanya lazim disebut pertanyaan perihal. Intonasi tanya bersifat wajib hadir jika intonasi itu merupakan satu-satunya ciri penanda pertanyaan. Partikel tanya yang merupakan ciri penanda pertanyaan dapat berupa partikel apa, -kah, -kan, ya, masa, dan kok. Partikel tanya apa, -kah, dan masa secara konsisten hadir sebagai ciri penanda pertanyaan; sedangkan partikel kan, ya, dan kok memerlukan kondisi atau persyaratan tertentu untuk dapat hadir sebagai partikel tanya. Kata tanya yang merupakan ciri penanda pertanyaan antara lain berupa apa, siapa, mengapa, bagaimana, kapan, mana, dan berapa dengan berbagai variasinya.