Judul: Model Penderitaan Tokoh Perempuan dalam Novel-Novel Populer Indonesia

Penulis: Yeni Mulyani S, Nantje Harijatiwidjaja, dan A. Sofian

Abstrak

Penelitian ini mengungkap makna dan corak ideologi gender yang hadir dalam enam novel yang dikaji. Dengan pengungkapan makna novel itu akan diperoleh karakteristik dan kecenderungan model atau pola penderitaan yang dialami tokoh perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan pengumpulan data dengan teknik studi pustaka. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori struktural yang dikemukakan oleh Panuti Sudjiman (1988). Sumber data penelitian ini, adalah novel Petromarin, Tiga Orang Perempuan, Biarkan Kereta itu Lewat, Ayu dan Ayu, Pelangi di Desa Petro, dan Di Matamu Ada Bintang.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa model penderitaan yang menimpa tokoh perempuan dalam enam novel popular itu pada umumnya berkaitan dengan posisi perempuan sebagai subordinasi laki-laki, yang lazim terjadi pada masyarakat yang memberlakukan ideologi gender. Hal itu sejalan dengan konsep yang terkandung dalam ideologi gender, yaitu menempatkan perempuan sebagai gender kelas dua sehingga perempuan terposisikan sebagai subordinasi laki-laki. Yang menarik dari keenam novel tersebut adalah adanya gradasi penderitaan yang menimpa tokoh perempuan itu. Gradasi penderitaan tokoh perempuan itu terdiri atas tiga tingkatan, yang paling parah, parah, dan sedikit parah.