Judul: Seremas Malang Sebuah Telaah Filologis Sastra Bengkulu Klasik

Penulis: Emi Agustina

Abstrak

Cerita Seremas Malang (SM) merupakan salah satu karya sastra Bengkulu. Jika ditinjau dari isinya, naskah itu berfungsi memberikan nasihat dan hiburan. Naskah SM yang diinventarisasi berjumlah lima buah yang tersebar di berbagai tempat, yaitu (1) 2 buah tersimpan di Jakarta dengan kode peti 93.E.56 dan peti 93.E.57, (2) 2 buah tersimpan di Bengkulu, yaitu 1 naskah koleksi perseorangan (Bapak Sarwit Sarwono) yang diperolehnya dari Leiden dengan nomor kode L.Or 6818 dan 1 naskah koleksi Museum Negeri Bengkulu dengan nomor kode 1119, dan (3) 1 naskah yang tersimpan di Leiden dengan kode L.Or 12249.

Berdasarkan kritik teks, dapat diidentifikasi kesalahan salin/tulis yang meliputi lakuna, adisi, substitusi, ditografi, dan transposisi. Dari segi kesalahan, kesalahan jenis substitusi adalah yang paling banyak, yakni 16 tempat, disusul lakuna 15 tempat, adisi 15 tempat, ditografi 9 tempat, dan transposisi 3 tempat. Dari kenyatan itu dapat disimpulkan bahwa naskah SM pada umumnya adalah terbuka. Pengedisian teks digunakan metode landasan (legger) dengan memilih naskah A sebagai landasan, sedangkan naskah B dan C yang juga termasuk sumber data primer digunakan sebagai naskah pembanding. Dengan demikian, tujuan penelitian untuk mendapatkan teks yang otoritatif dapat tercapai (dipertanggungjawabkan). Edisi teks SM disajikan dalam bahasa Melayu Bengkulu, kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.