Judul: Sistem Perulangan Bahasa Melayu Ketapang

Penulis: Wahyu Damayanti dan Ai Kurniati

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang tipe perulangan, bentuk perulangan, jenis kata ulang, dan makna perulangan dalam bahasa Melayu Ketapang, bahasa daerah yang ada di Kalimantan Barat. Teori yang digunakan dalam analisis adalah teori tentang perulangan yang dikemukakan oleh M. Ramlan (1967), Samsuri (1978), dan Simatupang (1979). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, pencatatan, dan studi pustaka.

Simpulan penelitian ini adalah bahwa (1) perulangan bahasa Melayu Ketapang terdiri atas perulangan fonologis, morfologis, dan sintaksis (2) bentuk perulangannya adalah perulangan penuh, parsial, bersambungan, dan berubah fonem (3) jenis kata ulang dalam bahasa Melayu Ketapang adalah perulangan kata benda, kata kerja, kata sifat, kata keterangan, dan kata bilangan, dan (4) makna perulangannya adalah perulangan yang bermakna banyak, bermakna pekerjaan yang sedang dilakukan, bermakna saling, bermakna menguatkan atau intensitas, bermakna banyak yang bersifat, bermakna kumpulan, bermakna menyerupai, bermakna paling, bermakna risiko, bermakna ironis, dan bermakna unik.