Judul: Pemaknaan Simbol Ilustrasi dalam Sebuah Teks Mistik Kajian Kadikologis Disertai Edisi Teks

Penulis: Mu'jizah

Abstrak

Kajian ilustrasi, selain kajian naskah, juga merupakan bagian dari penelitian kodikologi karena ilustrasi dapat mengungkap sejarah suatu teks. Dalam tesis ini dapat diungkap bahwa naskah Cod. Or. 2222 (yang oleh penyunting diberi judul Martbat Tujuh) ditulis di Aceh oleh Abdul Rauf Singkel sekitar tahun 1635—1639 atau sebelum tahun 1876. Naskah itu termasuk dalam sastra kitab yang berisi ajaran tentang tujuh martabat atau emanasi Tuhan, yakni ahadiyah, wahdah, wahidiyah, alam ruh, alam misal, alam ajsam, dan alam nisan. Ajaran itu disampaikan dalam bentuk ilustrasi yang pada beberapa bagiannya terdapat teks. Karena disampaikan dalam bentuk ilustrasi, kajian ilustrasi merupakan hal menarik dari naskah tersebut. Ilustrasi yang ditemukan, di antaranya berupa gambar tangga, permata, mihrab, dan dinding jalal. Selain itu, naskah itu juga banyak memunculkan gambar geometrik berupa paduan lingkaran dan garis.

Setelah dikaji dengan penerepan teori semiotik yang disampaikan Peirce dan teori interteks yang disampaikan oleh Julia Kristeva, dapat disimpulkan bahwa ilustrasi itu merupakan simbol yang bermakna. Makna dari gambar itu sangat mendukung ajaran martabat tujuh yang ingin disampaikan. Misalnya, gambar tangga dalam proses pemaknaannya dapat berarti ahadiyah, martabat yang pertama. Begitu juga, gambar yang di dalamnya terdapat nur Muhammad dapat dimaknai sebagai simbol dari martabat yang kedua, wahdah. Di samping ilustrasi merupakan simbol bermakna, ilustrasi itu juga berfungsi sebagai hiasan sehingga naskah itu menarik untuk dibaca.