Hikayat Puteri Jauhar Manikam: Sebuah Telaah Filologis

Nanang

Hikayat Puteri Jauhar Manikam (HPJM) adalah naskah Melayu lama yang bergenre hikayat, berbahasa Melayu, berhuruf Arab Melayu, dan bercorak Islam (saduran Persia). Naskah ini ditulis juga dalam beberapa bahasa daerah lainnya, seperti bahasa Sunda, Jawa, Aceh, Minang, dan Bali. Naskah ini jumlahnya dua belas buah yang tersimpan di berbagai tempat, yaitu Perpustakaan Nasional Jakarta, Indonesia, Leidsche Universiteit Bibliotheek, Leiden, Belanda, Royal Asiatic Society, London, Inggris, dan Bibliotheque Royale de Belgiqwue, Brusel, Belgia.

Ke-12 naskah HPJM terdiri atas 4 versi dan 2 jalan cerita. Naskah versi 1 adalah M1 579 dan M1 580; naskah versi 2 adalah 6064; naskah versi 3 adalah M1 580, Cod. 1727, Cod. 3315, Cod, 3266, Cod. 1691 (1), K1 51, MS 21516, dan 58 II; naskah versi 4 adalah cod. 2199 (4). Naskah yang termasuk dalam jalan cerita 1 adalah naskah versi 1 dan 2 serta yang termasuk dalam jalan cerita 2 adalah naskah versi 3 dan 4. Naskah yang disunting dalam tulisan ini adalah naskah versi 1, yakni M1 579 yang disebut naskah A dan M1 580 yang disebut naskah B. Baik naskah A maupun naskah B banyak mengandung kesalahan yang mencakupi huruf, silaba, kata, frasa, dan klausa/kalimat, seperti adisi, lakuna, korup, substitusi, dan transposisi. Kesalahan yang terdapat dalam teks B lebih banyak jumlah katanya daripada yang terdapat dalam naskah A. Hal itu berarti kualitas teks B lebih burukj daripada kualkitas teks A. Oleh karena itu, metode yang digunakan dalam penyuntingannya adalah metode landasan dengan teks A sebagai landasannya.