Judul: Argumen dalam Teks Opini Majalah Tempo

Penulis: Sri Kusuma Winahyu

Subjek: Bahasa Indonesia-Wacana; Debat dan Argumentatif

Jenis: Tesis

Penerbit: Depok: Program Studi Magister Linguistik, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya

Tahun: 2011

Abstrak

Tesis ini bertujuan mengetahui pola argument dalam teks opini Majalah Tempo dan mengetahui hubungan antarelemen argumen melalui pengamanan terhadap topik-komen dan kohesi antarelemen argumen. Penelitian ini membahas argumen dalam teks opini Majalah Tempo tahun 2010 dengan topik Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Argumen-argumen penulis itu disertai dengan bukti-bukti pendukung yang memperkuatnya. Teks opini tersebut juga mengungkapkan pertentangan, baik secara eksplisit maupun implisit tentang tulisan. Pertentangan secara eksplisit dalam hal ini antara lain, ungkapan-ungkapan penulis yang dapat berupa penilaian atau saran terhadap sikap, tindakan, atau kebijakan subjek dalam memutuskan sesuatu.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu salah satu karakteristik penelitian kualitatif adalah dilakukan karena adanya kebutuhan untuk mendalami dan menjelaskan sebuah fenomena. Dalam hal ini hubungan antarelemen argumen dalam teks opini merupakan sebuah fenomena yang perlu diamati secara lebih mendalam sehingga dapat diketahui bahwa topik-komen dalam elemen-elemen argumen menjadikan elemen-elemen argumen dalam teks opini tersebut dapat saling terkait membentuk kesatuan argumen. Metode kualitatif, menurut Moleong (2002:16) memiliki prosedur penelitian yang menggunakan latar alamiah dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan jalan melibatkan berbagai metode yang ada, misalnya wawancara, pengamatan, dan pemanfaatan dokumen. Korpus penelitian berupa teks opini Majalah Tempo tahun 2010 yang diperoleh dari laman Majalah Tempo, yaitu “Majalah Tempoonline”, yang beralamat di http://majalah.tempointeraktif.com. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, tampak bahwa argumen dalam delapan teks opini Majalah Tempo sebagai data dalam penelitian ini berpola lengkap, yaitu claim, ground, warrant, backing, qualifier, dan rebuttal (C-G-W-B-Q-R). Elemen-elemen tersebut saling berhubungan dengan membentuk pola argumen. Hubungan ini terlihat  dari adanya kohesi antartopik-komen dalam alemen-elemen argumen. Dengan demikian, terjadi kesatuan argumen yang menampakkan inti pikiran penulis tentang topik tulisan. Di samping itu, dari hasil penelitian dapat diketahui pula bahwa delapan teks opini Majalah Tempo yang digunakan sebagai data penelitian merupakan teks argumentatif. Hal ini ditunjukkan dengan adanya ciri-ciri teks argumentatif, seperti pembuka, isi, dan penutup; penggunaan penalaran deduktif dan induktif; serta adanya usaha penulis mengarahkan pembaca untuk menyetujui pikirannya tentang topik tulisan melalui argumen-argumen yang disampaikannya itu.

Berdasarkan analisis yang dilakukan, penulis menyimpulkan bahwa argumen dalam delapan teks opini Majalah Tempo sebagai data dalam penelitian ini berpola lengkap, yaitu claim, ground, warrant, backing, qualifier, dan rebuttal (C-G-W-B-Q-R). Pada umumnya, elemen argumen claim diletakkan oleh penulis di bagian pembuka atau bagian isi wacana. Adapun stated reason yang menyertai elemen argumen claim lebih sering terpisah atau tidak berada dalam kalimat yang sama dengan claim. Pemisahan elemen argument claim dari stated reason itu agaknya menunjukkan kecenderungan bahwa Majalah Tempo memiliki gaya penulisan jurnalistik yang mengedepankan claim tentang topic tulisan, tetapi “menyimpan” alasannya di dalam stated reason yang terpisah.  Elemen ground lebih sering diangkat oleh penulis dalam jumlah lebih dari satu, demikian pula dengan elemen argumen backing.  Sementara itu, elemen argument rebuttal ditemukan tidak selalu berupa kondisi yang berlawanan dengan jajaran claim, ground, warrant, dan backing, tetapi dapat pula berupa kondisi pengecualian. Hal itu didukung oleh elemen qualifier yang kemudian juga tidak selalu mematahkan, tetapi dapat pula menguatkan claim. [AL]