Judul: Hubungan Antara Penguasaan Kosakata dan Pemahaman Tindak Tutur Dengan Kemampuan Mendengarkan

Penulis: Atikah Solihah

Pos-el: atikghifari@yahoo.co.id

Subjek: Bahasa Indonesia - Pembelajaran Bahasa

Jenis: Tesis

Penerbit: Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (belum diterbitkan)

Tahun: 2011

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penguasaan kosakata dan kemampuan mendengarkan, hubungan pemahaman tindak tutur dan kemampuan mendengarkan, serta hubungan antara penguasaan kosakata dan pemahaman tindak tutur dengan kemampuan mendengarkan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu suatu pendekatan yang bertujuan menguji teori dari suatu hubungan, efek, dan penyebab yang dapat digeneralisasikan dalam lingkup populasi. Metode yang dipilih adalah metode survei. Sampel penelitian dipilih secara purposif dengan beberapa pertimbangan. Untuk mendapatkan data, peneliti menggunakan instrumen berupa tes. Terdapat tiga tes yang dibuat oleh peneliti, yaitu tes kemampuan mendengarkan, tes penguasaan kosakata, dan tes pemahaman tindak tutur.

Uji persyaratan kelayakan analisis dapat dilakukan dengan menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji Lilifors pada taraf signifikansi α=0,05. Uji homogenitas dari kelompok-kelompok dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji variansi Hardley. Analisis regresi sederhana dilakukan dengan menentukan fungsi taksiran persamaan regresi dalam bentuk Ŷ=a+bX. Selanjutnya dibuat pula tabel anava yang memuat regresi (a), regresi (b/a), sisa, tuna cocok, dan galat. F hitung yang diperoleh dari tabel anava dibandingkan dengan F tabel sehingga akan diketahui signifikansi regresi yang terjadi. Uji korelasi dilakukan dengan menggunakan rumusan korelasi product moment dari Pearson pada taraf signifikansi α=0,05. Untuk menentukan kebermaknaan koofesien korelasi, dilakukan uji t.

Analisis regresi jamak dilakukan dengan menentukan fungsi taksiran persamaan regresi dalam bentuk Ŷ=b+b1X1 + b2X2. Selanjutnya dibuat pula tabel anava yang memuat regresi (a), regresi (b/a), sisa, tuna cocok, dan galat. F hitung yang diperoleh dari tabel anava dibandingkan dengan Ftabel sehingga akan diketahui signifikansi regresi yang terjadi. Uji korelasi jamak dilakukan dengan menggunakan rumus korelasi product moment dari Pearson pada taraf signifikansi α=0,05. Untuk menentukan kebermaknaan koofesien korelasi, dilakukan uji t.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan kosakata dan kemampuan mendengarkan, antara pemahaman tindak tutur dan kemampuan mendengarkan, serta antara penguasaan kosakata dan pemahaman tindak tutur dengan kemampuan mendengarkan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kemampuan mendengarkan dapat ditingkatkan melalui peningkatan penguasaan kosakata dan pemahaman tindak tutur. Berbagai upaya yang dapat meningkatkan penguasaan kosakata dan pemahaman tindak tutur perlu dilakukan untuk mendukung kemampuan mendengarkan siswa. (a)