Judul: Elemen-Elemen Dasar pada Peningkatan Kualitas Guru Sekolah Menengah Atas (Studi Kasus pada Guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 8 Pekanbaru)

Penulis: Elsa Putri Ermisah Syafril

Subjek: Bahasa Indonesia – Pembelajaran Bahasa

Jenis: Tesis

Penerbit: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Tahun: 2007

Abstrak

Penelitian ini memiliki beberapa tujuan (1) mengungkapkan faktor penyebab rendahnya kualitas guru bahasa Indonesia SMA Negeri 8 Pekanbaru dilihat dari pelaksanaan tugasnya, (2) Mendeskripsikan bagaimana penerapan elemen-elemen dasar pada peningkatan kualitas guru bahasa Indonesia SMA Negeri 8 Pekanbaru, (3) mengungkapkan faktor penyebab mengapa masih ada guru bahasa Indonesia yang belum memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitasnya.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan deskriptif-analisis. Menurut Whitney, deskriptif analisis merupakan proses pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat.

Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan, pertama, faktor yang menyebabkan rendahnya kualitas guru Bahasa Indonesia dilihat dari pelaksanaan tugasnya yaitu (1) latar belakang pendidikan dan pengalaman mengajar guru, (2) motivasi guru Bahasa Indonesia untuk melaksanakan tugas secara baik, (3) kesempatan guru Bahasa Indonesia untuk mengembangkan diri, (4) performan guru Bahasa Indonesia dalam melaksanakan tugasnya, maka sekolah diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi guru tersebut untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan mengikuti pelatihan/penataran. Kedua, penerapan elemen-elemen dasar pada peningkatan kualitas guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 8 Pekanbaru dapat dilihat dari beberapa hal seperti (1) keterlibatan sekolah untuk membantu kesulitan guru Bahasa Indonesia dalam menjalankan tugasnya, (2) kesempatan guru Bahasa Indonesia untuk mengikuti pelatihan, (3) kesempatan guru Bahasa Indonesia untuk melanjutkan studi/pendidikan, (4) kesempatan guru Bahasa Indonesia untuk mengikuti seminar. Ketiga, faktor yang menyebabkan kurangnya kesempatan guru untuk meningkatkan kualitasnya seperti (1) masih ada guru Bahasa Indonesia yang belum mengikuti kegiatan pelatihan/penataran dan seminar, (2) kendala guru Bahasa Indonesia untuk melanjutkan studi/pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, (3) kendala guru Bahasa Indonesia untuk mengikuti seminar, (4) faktor waktu. (a)