Judul: Marsitogol: Bahasa Batak Angkola

Penulis: Marida G. Siregar

Subjek: Bahasa Batak - Etnolinguistik

Jenis: Tesis

Penerbit: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Tahun: 2007

Abstrak

Bahasa Batak Angkola adalah ragam bahasa yang ada di Tapanuli Selatan,Sumatera Utara. Bahasa ini dipakai sebagai bahasa pengantar dalam pergaulan sehari-hari dan upacara adat. Bahasa Batak Angkola memiliki beberapa ragam yang salah satunya adalah marsitogol.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk, peran, ataupun makna kosakata marsitogol perkawinan yang terdapat dalam budaya masyarakat Batak Angkola dengan melihat kehadiran kosakata dalam marsitogol perkawinan. Kehadiran kata dalam keseluruhan marsitogol perkawinan itu berjumlah 774 yang terdiri dari kata/leksikal dan kata gramatikal.

Wacana marsitogol dapat dianalisis dengan melihat bentuk kosakata yang “ada” dan makna kosakata yang bersifat polisemi yang disebut isotopi. Konsep isotopi menyatakan bahwa setiap kata mempunyai sifat bermakna polisemi. Isotopi mempunyai wilayah makna yang terbuka dalam wacana. Pemahaman makna dapat dikelompokkan berdasarkan komponen makna yang sama sehingga dapat menampilkan pemahaman gagasan sebuah wacana.

Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan, diantaranya:

  1. Kosakata ragam marsitogol mempunyai bentuk khusus tanpa padanan dengan ragam bahasa sehari-hari.
  2. Kosakata yang ada dalam kamus ditampilkan dalam marsitogol dengan bentuk sama, tetapi dengan emosi yang berbeda antara bentuk yang ada dalam kamus dan pada saat dikomunikasikan. Kosakata yang ditampilkan dalam marsitogol adalah bentuk kata yang dirujuk pada suatu lambang secara aktual.

Bentuk kosakata yang ditampilkan mempunyai pengertian (sense) yang sama dengan bentuk yang berbeda. (a)