Judul: Carios Tamim: Suntingan Teks dan Analisis Struktur

Penulis: Rohim

Subjek: Sastra Lama

Jenis: Tesis

Tahun: 2013

Abstrak

Naskah Sunda Carios Tamim (selanjutnya disingkat CT)  berasal dari koleksi K.F. Holle dan sekarang berada di Bagian Naskah Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan koleksi SD. 166. Keberadaan SD. 166 tercatat dalam katalog Sunda Inventarisasi dan Pencatatan yang disunting oleh Edi S. Ekadjati. Naskah itu  ditulis dalam aksara Arab berbahasa Sunda. Saat ini naskah itu jarang digunakan  masyarakat Sunda dan bagi pembaca yang tidak memahami bahasa Sunda dan aksara Arab kesulitan untuk mengakses naskah CT. Untuk itu, dalam penelitian ini akan dilakukan tiga hal, yaitu (1) mengkaji naskah secara filologis dalam bentuk suntingan teks dan menerjemahkannya dalam bahasa Indonesia; (2) membahas tentang danding; (3) mengkaji struktur untk mengetahui isi cerita.

          Dalam penelitian akan dilakukan pendekatan analisis struktur, Pendekatan itu dilakukan karena pendekatan itu akan mengeksplorasi eksistensi tokoh dan keterlibatannya dalam berbagai peristiwa, Dalam mengeksplorasi hubungan antartokoh dan peristiwa teks digunakan teori yang dikembangkan olehi Greimas, yaitu model aktan dan model fungsional. Dua model itu mempunyai hubungan kausalitas karena hubungan antaraktan itu ditentukan oleh fungsinya dalam membangun struktur cerita. Di samping itu, dilakukan kajian filologi melalui suntingan teks dan secara sastra melalui analisis struktur.  Dari kajian tersebut teks akan dapat terbaca dan dapat diapresiai amanat yang terkandung dalam CT.

          Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa struktur CT menggunakan 14 jenis pupuh dengan 390 bait, dan 2644 larik dengan 3 unsur pembangun cerita, yaitu manggala, isi cerita, dan penutup.  Dari hasil analisis struktur naratif CT ditemukan jalinan erat alur, tokoh, penokohan, dan latar  sehingga terungkap tema cerita, yaitu tegaknya kebenaran di antara dua kebenaran. Kebenaran CT berhubungan dengan masalah munakahat atau pernikahan. Berdasarkan uraian  aktan dan model fungsi, tokoh Tamim Ibnu Habib Ad-Dari dan istrinya sebagai subjek berhasil memperoleh objek karena peristiwa yang dialami  keduanya saling berkaitan dalam hubungan sebab akibat. (LS)