Judul: Sikap Bahasa Kalangan Perguruan Tinggi di Jakarta terhadap Kosakata Baru Bahasa Indonesia

Penulis: Mustakim

Subjek: Psikolinguistik

Jenis: Tesis

Tahun: 1997

Abstrak

Tesis ini mengkaji masalah sikap bahasa kalangan perguruan tinggi di Jakarta terhadap kosakata baru bahasa Indonesia dan keterkaitannya dengan kosakata baru tersebut. Datanya dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama dan wawancara sebagai instrumen kedua.

     Kajian ini mendeskripsikan sikap bahasa kalangan perguruan tinggi dan derajat keberterimaan kosakata baru tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut, kajian ini menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan sosiolinguistik dan psikolinguistik. Pendekatan sosiolinguistik yang digunakan dalam hal ini adalah perencanaan bahasa. Pendekatan ini digunakan karena kajian ini berkenaan dengan perencanaan korpus, yaitu korpus bahasa Indonesia. Perencanaan korpus merupakan bagian dari perencanaan bahasa yang berkenaan dengan pengembangan kode bahasa agar bahasa itu lebih efektif dan efisien untuk mengungkapkan konsep-konsep baru. Sementara itu, pendekatan psikolinguistik digunakan  oleh karena kajian itu berkenaan dengan sikap penutur bahasa yang merupakan bidang kajian psikologi sosial.

     Kajian ini menghasilkan temuan bahwa kalangan perguruan tinggi di Jakarta cenderung memiliki sikap positif terhadap kosakata baru bahasa Indonesia dan upaya pengembangannya. Sikap positif itu tidak hanya tampak pada komponen kognitif, tetapi juga pada komponen afektif dan konatif. Kajian ini juga menunjukkan bahwa sikap bahasa tersebut mempunyai korelasi yang tinggi dengan keberterimaan kosakata baru walaupun keberterimaan kosakata baru itu juga ditentukan oleh karakteristik kosakata baru tersebut, seperti kejelasan makna, keekonomisan bentuk, keindahan bunyi, dan kegunaannya. Karakteristik kosakata itu juga memiliki korelasi dengan keberterimaan kosakata baru. Meskipun demikian, variabel sosial seperti jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, umur, dan bahasa pertama responden tampaknya tidak berpengaruh terhadap sikap bahasa dan keberterimaan kosakata baru. (ES)