Judul: Kajian Terjemahan Metafora yang Menunjukkan Sikap dalam Buku Motivasi The Secret

Penulis: Retno Hendrastuti

Subjek: Penerjemahan

Jenis: Tesis

Tahun: 2012

Abstrak

Penelitian ini mengkaji jenis-jenis metafora dan kualitas terjemahannya yang bersifat deskriptif kualitatif. Metafora mengacu pada semua bahasa yang bermakna gaya bahasa dan metafora yang mengandung konsep perbandingan atau pengalihan baik secara eksplisit maupun implisit. Metafora mempunyai ciri mengatakan sesuatu secara tidak langsung atau adanya ketidaksesuaian antara apa yang dikatakan dengan apa yang dimaksud.

Masalah yang ada dalam penelitian ini dirumuskan dengan pertanyaan 1) Teknik penerjemahan apa saja yang digunakan pada terjemahan metafora yang menunjukkan sikap dalam buku The Secret?; 2) Bagaimanakah kualitas terjemahan metafora yang menunjukkan sikap dalam buku The Secret?; 3) Bagaimana teknik penerjemahan yang digunakan pada terjemahan metafora yang menunjukkan sikap dalam buku The Secret mempengaruhi kualitas terjemahan?; dan 4) Mengapa teknik penerjemahan yang digunakan pada terjemahan metafora yang menunjukkan sikap dalam buku The Secret dapat mempengaruhi kualitas terjemahan? Sesuai dengan permasalahan yang diuraikan sebelumnya, pelitian ini bertujuan untuk menjelaskan aspek-aspek a) Teknik penerjemahan yang digunakan pada terjemahan metafora yang menunjukkan sikap dalam buku The Secret;b) kualitas terjemahan metafora yang menunjukkan sikap dalam buku The Secret; c) Pengaruh teknik penerjemahan yang digunakan pada terjemahan metafora yang menunjukkan sikap dalam buku The Secret terhadap kualitas terjemahan; d) Alasan teknik penerjemahan yang digunakan pada terjemahan metafora yang menunjukkan sikap dalam buku The Secret dapat mempengaruhi kualitas terjemahan.

Penelitian ini mengkaji teknik pada terjemahan buku dan film The Secret terkait dengan satuan lingual berupa metafora yang menunjukkan sikap. Objek penelitian  adalah satuan lingual berupa metafora yang menunjukkan sikap yang terdapat dalam buku The Secretkarya Rhonda Byrne dan terjemahannyaThe Secret: Rahasia, makalah, ulasan-ulasan, serta komentar-komentar mengenai isi buku ini melalui internet.The Secret merupakan salah satu buku terlaris di dunia. Dalam buku ini diajarkan bahwa  untuk mendapatkan segala sesuatu, kita hanya memikirkan dengan yakin.Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, kuesioner, dan wawancara mendalam. Teknik observasi dilakukan melalui penyimakan dan pencatatan setiap metafora yang menunjukkan sikap pada bahasa Sumber (Bsu) dan Bahasa Sasaran (Bsa). Data dicatat dan diberi kode sesuai dengan nomor urut data, bahasa sumber, bahasa sasaran, dan halaman buku sumber dan sasaran. Kuesioner dalam penelitian ini dilakukan untuk menilai tingkat keakuratan dan untuk menilai tingkat keberterimaan. Kuesioner terdiri atas pertanyaan tertutup (mengisi tabel penilaian skala kualitas) dan pertanyaan terbuka (memberi penjelasan, argumen, dan komentarsesuai dengan parameter yang diajukan peneliti). Dari informasi kuesioner dapat dijadikan acuan untuk melakukan wawancara atau tidak. Teknik wawancara dilakukan untuk mengetahui kejelasan data yang diperoleh.Analisis data dilakukan dengan tahapan analisis domain (pemilahan data yang termauk data dan yang tidak termasuk data), analisis taksonomi (mengklasifikasikan data yang berupa metafora yang menunjukkan sikap berdasarkan teknik penerjemahan pada terjemahan metafora yang menunjukkan sikap dalam The Secret), analisis komponensial (untuk mengetahui dampak dari teknik penerjemahan), dan analisis tema kultural (mengkaji alasan-alasan penggunaannya suatu teknik penerjemahan dalam terjemahan metafora yang menunjukkan sikap dapat mempengaruhi kualitas terjemahan).

Hasil analisis yang ditemukan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Ada 15 jenis teknik penerjemahan, yaitu (a) harfiah, (b) reduksi, (c) padanan lazim, (d) adaptasi, (e)  peminjaman alamiah, (f) kompresi linguistik, (g) modulasi, (h) deskripsi, (i) generalisasi, (j) trasposisi, (k) penambahan, (l) amplifikasi linguistik, (m) partikularisasi, (n) kompensansi, dan (o) peminjaman murni; (2) Kualitas penerjemahan metafora buku The Secret merupakan hasil yang akurat dan berkualitas tinggi. (3) Penerapan teknik-teknik penerjemahan berdampak cukup positif terhadap kualitas terjemahan metafora, dan (4) Penggunaan teknik penerjemahan dalam terjemahan metafora berkualitas tinggi karena cenderung dapat mengakomodasi perbedaan kaidah bahasa dan budaya, serta mengalihkan bentuk, jenis makna, dan sikap dalam metafora dengan cukup akurat dan berterima. (RDH).