Judul: Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Tesis Mahasiswa Pascasarjana Unima Program Studi Manajemen Pendidikan

Penulis: Greis M. Rantung

Subjek: Pemakaian Bahasa Indonesia

Jenis: Tesis

Tahun: 2010

Abstrak

Pengetahuan dan keterampilan berbahasa tidak dapat diwakili hanya dengan menguasai kaidah-kaidah bahasa, namun juga diperlukan latihan-latihan dalam menggunakan bahasa Indonesia. Dalam upaya membina dan mengembangkan bahasa Indonesia, setiap mahasiswa dituntut mampu dan trampil dalam berbahasa Indonesia, khususnya ragam tulis. Ragam tulis yang dimaksud adalah untuk penginformasi pengetahuan tentang bahasa  tulis, untuk menghindari kekaburan informasi yang meliputi kaidah tata tulis atau ejaan, kaidah pemilihan kata/diksi, dan kaidah struktur kalimat. Saat ini masih ditemukan kesalahan berbahasa Indonesia dalam karya tulis mahasiswa. Dari sinilah pentingnya manajemen dalam pendidikan diterapkan. Salah satu program studi di Pascasarjana Universitas Negeri Manado (Unima) adalah Manajemen Pendidikan. Program tersebut banyak diminati para mahasiswa yang ingin melanjutkan S-2. Tesis merupakan karya ilmiah yang disusun melalui tahap-tahap penelitian. Mereka harus dapat menguasai bahasa Indonesia yang baik dan benar agar tidak sering melakukan kesalahan dalam menggunakan bahasa Indonesia. Isi penelitian ini tentang kesalahan-kesalahan penerapan kaidah ejaan dan diksidalam tesis mahasiswa Pascasarjana Unima, Program Studi Manajemen Pendidikan tahun 2008.

Masalah yang akan dikaji adalah 1) Bagaimanakah kesalahan penggunaan ejaan dalam tesis mahasiswa Pascasarjana Unima Program Studi Manajemen Pendidikan Tahun 2008? dan 2) Bagaimanakah bentuk kesalahan diksi dalam tesis mahasiswa Pascasarjana Unima Program Studi Manajemen Pendidikan tahun 2008? Penelitian ini bertujuan untuk a) mendeskripsikan kesalahan pengguna ejaan dalam tesis mahasiswa Pascasarjana Unima Program Studi Manajemen Pendidikan tahun 2008 dan b) mendeskripsikan bentuk kesalahan diksi dalam tesis mahasiswa Pascasartjana Unima Program Studi Manajemen Pendidikan tahun 2008.

Penelitian ini menggunakan metode analisis kesalahan berbahasa yang dikemukakan oleh Tarigan (1988:71) dengan tahap penyediaan data, tahap penganalisisan data yang telah disediakan, dan tahap penyajian hasil analisis data (Sudaryanto 1993:5—8). Sasaran penelitian ini pada Program Studi Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Unima yang berlangsung selama 6 bulan (Oktober 2009—Maret 2010). Sumber data adalah kesalahan penggunaan ejaan dan diksi dalam kalimat yang bersumber dari 10 judul tesis mahasiswa Pascasarjana Unima, Program Studi Manajemen Pendidikan tahun 2008. Sampel data tersebut diambil secara acak dari 31 mahasiswa.Teknik pengumpulan data dilakukan oleh  peneliti dengan cara a) Teknik observasi (mengamati secara umum keseluruhan tesis mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan tahun 2008), b) Teknik dokumentasi (mengumpulkan bukti yang dibutuhkan dalam pengolahan data), dan c) Teknik pencatatan (data yang memuat kesalahan penggunaan diksi dicatat untuk dianalisis. Teknik analisis data dilakukan oleh peneliti dengan mengidentifikasi kesalahan penggunan ejaan dan diksi melalui tiga tahap, yaitu mengidentifikasi kesalahan penggunaan ejaan dan diksi yang ditemukan dalam tesis mahasiswa, mengklasifikasikan kesalahan penggunaan ejaan dan diksi menurut bentuknya, dan mengoreksi kesalahan yaitu dengan memperbaiki kesalahan-kesalahan penggunaan ejaan dan diksi sesuai kaidah kebahasaan. Berdasarkan analisis data, peneliti menemukan kesalahan-kesalahan dalam bidang ejaan dan kesalahan-kesalahan dalam bidang diksi. Kesalahan-kesalahan tersebut berupa: 1) kesalahan-kesalahan dalam bidang ejaan meliputi pemakaian huruf, penulisan huruf, penulisan kata, penulisan unsur serapan, dan pemakaian tanda baca dan 2) kesalahan-kesalahan dalam bidang diksi meliputi pemakaian kata yang kurang tepat, penggunaan kata berpasangan, penggunaan dua kata bersinonim, dan penggunaan kata asing. Kesalahan berbahasa Indonesia yang sering ditemukan dalam tesismahasiswa Pascasarjana Unima Program Studi Manajemen Pendidikandari sepuluh tesis tersebut adalah bidang ejaan yaitu mencakup penulisan kata menyangkut penggunaan kata tidak baku, sedangkan dalam bidang diksi adalah penggunaan kata berpasangan atau konjungsi korelatif. (RDH)