Judul: Sistem Sapaan Bahasa Batak Toba

Penulis: Lemaner Sihotang

Subjek: Sosiolinguistik

Jenis: Tesis

Tahun: 1999

Abstrak

Tesis ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor sosial yang mempengaruhi sapaan bahasa'Batak Toba, bentuk sapaan bahasa Batak Toba, sapaan bahasa Batak Toba dalam pergaulan sehari-hari, dan sapaan bahasa Batak Toba dalam upacara adat. Kata sapaan bahasa

Batak Toba dalam upacara adat berasal dari sistern kekerabatan Batak Toba yang berlandaskan Dalihan Na Tolu itu. Sapaan sehari-hari sebagian besar menggunakan sapaan yang terdapat dalam system kekerabatan Batak Toba.

Teori yang digunakan untuk membahas faktor-faktor sosial yang mempengaruhi pemakaian sapaan bahasa Batak Toba ialah teori Sadtono (1978) yang mengatakan bahwa faktor­faktor sosial yang mempengaruhi sapaan terdiri atas dua faktor, yaitu (1) status sosial, (2) usia, dan (3) jenis kelamin. Teori yang dipergunakan untuk mendeskripsikan bentuk sapaan bahasa Batak Toba ialah teori Kridalaksana (1985:14), yaitu (1) kata ganti, (2) nama diri, (3) istilah kekerabatan, (4) gelar dan pangkat, (5) bentuk pe+V, (6) bentuk N+ku, (7) kata-kata deiksis, (8) nominal yang lain, dan (9) ciri zero atau no1. Faktor-faktor sosiolinguistik yang mempengaruhi pemakaian sapaan bahasa Batak Toba ialah faktor status sosial, jenis kelamin, usia, tempat, situasi, topik pembicaraan, rasa hotmat, rasa sayang, dan rasa benci. Bentuk sapaan bahasa Batak Toba berupa kata ganti, nama diri, istilah kekerabatan, dan gelar. Sapaan bahasa Batak Toba dalam pergaulan sehari-hari dan dalam upacara adat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, tujuannya membuat deskripsi secara aktual mengenai data, sifat-sifat serta hubungan fenomen-fenornena yang diteliti. Data yang diperoleh dari penutur asli dikumpulkan, dianalisis, dan dipilih yang relevan dengan keperluan penelitian sapaan bahasa Batak Toba. Sapaan bahasa Batak Toba terdiri dari sapaan bahasa Batak Toba dalam pergaulan sehari­hari dan sapaan bahasa Batak Toba dalam upacara adat. Sapaan bahasa Batak Toba dalam pergaulan sehari-hari terdiri dari sapaan bahasa Batak Toba dalam lingkungan keluarga dan keluarga nonkeluarga.

Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Faktor­faktor sosial yang mempengaruhi pemakaian sapaan bahasa Batak adalah (a) status sosial, (b) jenis kelamin, (c) usia, (d) temp at, (e) siatuasi, (f) topik pembicaraan, (g) rasa honnat, (h) rasa saying, dan (i) rasa benci; (2) Bentuk sapaan bahasa Batak Toba terdiri dari a) kata ganti ho, dan hamu, b) nama diri, c) istilah kekerabatan, dan d) gelar; (3) Sapaan bahasa Batak Toba sehari­hari terdapat dalam a) lingkungan keluarga, dan b) lingkungan nonkeluarga. (ALOY)