Judul: Kalimat Ragam Bahasa Tulis Kalangan Remaja pada Majalah Gadis, Hai dan Kawanku

Penulis: Somadi

Subjek: Bahasa Indonesia-Ragam Tulis

Jenis: Tesis

Tahun: 2006

Abstrak

Tesis ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) bentuk kalimat deklaratif, 2) bentuk kalimat interogatid, dan 3) bentuk kalimat imperatif dalam bahasa remaja. Selain itu, akan dibahasa juga penggunaan partikel pada ketiga bentuk kalimat tersebut. Penelitian dilaksanakan di Perpustakaan Pusat Bahasa dan SMK Negeri 20 jakarta, sedangkan waktu pelaksanaan penelitian berlangsung mulai bulan Januari 2006 sampai dengan Maret 2006. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Maksudnya, bahwa bahasa dapat dikaji secara internal bahasa (analisis isi) yang meliputi: sintaksis dan struktur wacana. Penelitian deskriptif yang memberikan pemaparan sintaksis bahasa tulis di kalangan remaja yang terdapat pada rubrik surat pembaca majalah.  Penggunaan metode penelitian ini untuk memberikan jenis kalimat yang digunakan dalam majalah Gadis, majalah Hai, dan majalah Kawanku.  Jenis kalimat yang dideskripsikan dalam penelitian ini meliputi kalimat deklaratif, kalimat interogatif, dan kalimat imperatif yang terdapat pada data penelitian. Analisis isi dilakukan dengan cara mengolah sampel bahasa atau data yang dikumpulkan oleh peneliti yang diawali dengan pengumpulan data, pengolahan data, dan analisis data.

     Sesuai dengan uraian pada Latar Belakang Masalah di Bab I bahwa bahasa remaja mempunyai penyimpangan. Penyimpangan itu terdapat pada kalimat deklaratif, kalimat interogatif, dan imperatif. Hasil penelitian yang dilakukan pada bahasa remaja yang terdapat dalam rubrik majalah Gadis, Hai, dan Kawanku, peneliti menemukan penggunaan jenis kalimat deklaratif, interogatif, dan imperatif. Yang menarik pada ketiga bentuk kalimat ini adalah susunan gramatika (struktur) kalimat yang berbeda dengan pola grmatika bahasa Indonesia. Perbedaan itu berupa pemakaian kata yang lebih banyak menggunakan bahasa slank daripada bahasa baku. Selain itu, penggunaan bentuk kata yang lebih kreatif, bahkan mereka menggunakan kata ciptaannya sendiri. Kalimat deklaratif memiliki dua tipe, yaitu tipe kalimat yang memiliki kelengkapan unsure dan tipe kalimat yang tidak memiliki kelengkapan unsure, yaitu S-P, S-P-K, S-P-Pel., S-P-O, S-P-O-K, dan S-P-O-Pel. Kalimat yang tidak memiliki kelengkapan unsur lebih dominan hanya mengandung satu unsur, yaitu subjek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan. Kalimat interogatif bahasa remaja hanya terdapat kalimat yang menggunakan kata Tanya, yaitu apa, apakah, berapa, siapakah, kenapa, kapan, gimana, dan mana. Akan tetapi, kalimat interogatif yang tidak menggunakan kata Tanya hanya terdapat dua jenis, yaitu kalimat pengungkapan dan penggunaan partikel ‘ya’, ‘lah’, dan ‘kan’. Kalimat imperatif. Dalam bahasa remaja, kalimat imperatif memiliki 6 kelompok, yaitu imperatif suruh biasa, imperatif suruh halus, imperatif permintaan, imperatif ajakan/pengharapan, imperatif larangan, dan imperatif pembiaran. (ALOY)