Judul: Kajian Stilistika dalam Lirik Lagu-Lagu Bugis Populer

Penulis: Herianah

Subjek: Stilistika

Jenis: Tesis

Tahun: 2007

Abstrak

Tesis ini bertujuan mendeskripsikan pola bunyi yang khas, bentuk kata yang khas, struktur kalimat yang khas, pilihan kata (diksi)  serta gaya bahasa dan citraan dalam lirik lagu-lagu Bugis populer dengan kajian stilistika. Penelitin ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat dalam pemahaman dan penghayanan terhadap karya sastra Indonesia khususnya lagu sastra daerah Sulawesi Selatan yaitu lirik lagu-lagu Bugis populer.

     Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Kirk dan Miller (dalam Moleong, 2000) menjelaskan bahwa penelitian kualitatif adalah tradisi tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial yang secara fundamental bergantung pada pengamatan terhadap manusia dalam kawasannya sendiri dan berhubungan dengan orang-orang tersebut dalam bahasa dan dalam peristiolahannya. Metode kualitaitf berusaha memahami dan menafsirkan makna suatu peristiwa interaksi tingkah laku manusia dalam situasi tertentu menurut perspektif peneliti sendiri. Herianah

     Data penelitian berupa lirik lagu-lagu Bugis meliputi pola bunyi bahasa, bentuk kata, struktur kalimat, pilihan kata, gaya bahasa dan citraan yang bersumber dari kaset lagu Bugis populer. Sumber data dalam penelitian ini adalah lirik lagu Bugis yang dikumpulkan dari penciptaan tahun 1990 sampai dengan 2006. Data penelitian bersumber dari lagu lima orang pencipta lagu yaitu Jauzi Saleh, Yusuf Alamudi, Haji Mustafa Bande, Hsan Pulu, dan Syam SR. Teknik pengumpulan data meliputi teknik inventarisasi, baca simak, dan pencatatan. Teknik analisis data meliputi pemilahan korpus data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.

     Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pola bunyi yang khas meliputi pola bunyi asonansi, aliterasi, konsonansi dan rima terdapat dalam lirik lagu Bugis, (2) bentuk kata khas meliputi penggunaan afiks berupa prefiks maq-, sufiks –i, dan sufiks –eng, sedangklan pelesapan afiks meliputi prefiks maq-, ma-, sufiks –ri (-i) maupun sufiks –ang, penggunaan reduplikasi meliputi reduplikasi dasar sempurna, reduplikasi sebagian, kata ulang palsu. Adapun bentuk kata majemuk terdapat pada setiap lagu penciptaan lagu Bugis, sedangkan interaksi penggunaan kosakata bahasa Indonesia dengan lirik lagu Bugis populer juga ada, (3) Pada struktur kalimat ditemukan konjungtor sabaq, narekko (rekko), na-, napakkua (nataro), mauni, dan baraq yang digunakan pada lirik lagu, selain itu digunakan klitika –i, na-, dan ko- maupun pelesapan klitika na-, mu-, dan –ni (i). Selanjutnya, terdapat penggunaan pronomina penanya meliputi pronomina penanya aga(ro), niga(ro), magi, kega(ni), dan siaga dalam lirik lagu Bugis populer. Begitu pula dengan penggunaan interjeksi o(loh), awi, e, yabe lale, alla, masa alla juga digunakan lirik lagu Bugis; (4) Pada aspek pilihan kata (diksi) lirik lagu Bugis menggunakan kata-kata yang  bernuansa puitis dan estetis dengan memperhatikan unsur bunyi dalam lirik lagu; (5) penggunaan gaya bahasa meliputi gaya bahasa simile, metafora, personofikasi, dipersonifikasi, antitesis, hiperbola, dan repetisi, sedangkan aspek citraan dalam lirik lagu Bugis meliputi citraan penglihatan, gerak, pendengaran, rabaan, penciuman, dan pengecapan. [ALOY]