Judul: Fenomena Perubahan Sosial Dalam Cerpen Karya Pengarang Kalimantan Barat

Penulis: Adam Effendy, Musfeptial, dan Sri Astuti

Abstrak

Abstrak Penelitian ini mendeskripsikan fenomena perubahan sosial yang terdapat dalam karya sastra. Objek kajiannya adalah cerpen-cerpen pilihan dari pengarang-pengarang terkemuka di Kalimantan Barat. Sumber data yang digunakan adalah empat cerpen pilihan, yaitu “Raeb”, “Di Beranda Rumah Tuhan”, “Monumen Jendral Kadir”, dan “Sariman Gila”.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data studi pustaka. Kerangka teori yang digunakan adalah teori sosiologi sastra dan teori psikologi sosial terutama teori psikoanalisis Humanistik Erich Fromm (1995).

Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam cerpen “Raeb” digambarkan masyarakat yang mengalami krisis ekonomi. Kondisi ini merubah masyarakat menjadi labil secara emosional dan cenderung bersikap anarkis. Cerpen “Di Beranda Rumah Tuhan” menggambarkan potret masyarakat sekuler yang hipokrit. Mereka tidak bersikap seperti orang beragama, tetapi juga tidak ingin disebut orang yang tidak beragama. Masyarakat dalam cerpen tersebut digambarkan sebagai kumpulan manusia ‘modern’ yang sesungguhnya menjadikan Tuhan sebagai ‘pajangan”. Dalam cerpen “Monumen Jenderal Kadir” menggambarkan potret masyarakat yang gagal mengantisipasi perubahan zaman sehingga hampir-hampir tidak mampu mengenali dirinya sendiri. Cerpen “Sariman Gila” menggambarkan masyarakat yang mengandung anomali terbagi menjadi dua kelompok, yaitu golongan masyarakat pemalas yang justru mengedepankan kemelaratan diri sebagai komoditas ekonominya dan golongan masyarakat yang bukan pemalas yang menjadikan kemalangan orang lain sebagai hiburan.