Judul: Unsur Erotisme dalam Novel Indonesia 1960—1970-an

Penulis: S.R.H Sitanggang, Suyono Suyatno, dan Joko Adi Sasmito

Abstrak

Penelitian ini bertujuan memahami unsur dan fungsi erotis dalam setiap novel serta mengetahui kedudukan novel erotik periode 1960—1970 dalam perkembangan sastra Indonesia modern. Titik tolak penelitian ini adalah analisis struktur yang meliputi alur, tokoh, dan latar. Sumber data penelitian ini adalah enam buah novel, yaitu Bila Saga Mulai Menghitam, Pagar Ayu, Affair di Kapal Minami Maru, Impian Seorang Janda, Istri Orang-Orang Lain, dan Sisa-Sisa Kasih Sayang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah motede deskriptif dan teknik penelitian yang dilakukan adalah studi pustaka. Teori yang digunakan adalah teori struktural yang dikemukakan oleh Teeuw (1984), Forster (1971), dan Sayuti (2002). Selain itu, penelitian ini menggunakan pendekatan psikoanalisis, khususnya yang berhubungan dengan segi seksualitas yang dikemukakan oleh Freud (dalam Zaidan 1998).

Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam novel Impian Seorang Janda unsur erotisme berupa pengumbaran nafsu seksual karena desakan ekonomi. Dalam novel Sisa-Sisa Kasih Sayang unsur erotisme berupa dorongan seksual tanpa kendali dan akhirnya akan membawa malapetaka. Dalam novel Affair di Kapal Minami Maru deskripsi erotik disajikan dalam permainan di ranjang. Novel Istri-Istri Orang Lain bercerita tentang siswa SMA yang tergolong playboy yang haus seks. Unsur erotisme dalam novel itu cenderung terbuka dan cabul. Novel Bila Saga Mulai Menghitam unsur erotismenya adalah hubungan seks bebas, penyimpangan seks (lesbian), dan perselingkuhan di kalangan mahasiswa. Novel Pagar Ayu unsur erotisme berupa masalah perselingkuhan dan hubungan seks bebas.