Tiga Novel Penerima Hadiah Sastra Sea Write Award: Sang Guru Karya Gerson Poyk Ladang Perminus Karya Ramadhan K.h. Dan Berkisar Merah Karya Ahmad Tohari

B. Trisman, Prih Suharto, dan Widodo Djati

Penelitian ini mendeskripsikan struktur karya sastra dalam novel Sang Guru, Ladang Perminus, dan Berkisar Merah. Pembahasan ini meliputi tema, sudut pandang, alur, tokoh, dan latar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-analitis dan pengumpulan data dengan teknik studi pustaka. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori struktural dengan pendekatan intrinsik. Teori ini merujuk pada pendapat Damono (1993), Stanton (1965), Sudjiman (1988), dan Abrams (1981).

Simpulan yang diperoleh dalam penelitian ini, antara lain (1) novel Sang Guru bercerita tentang perjuangan seorang guru muda ditempat yang terpencil. Tema yang ingin diangkat adalah tentang kehidupan guru yang pas-pasan, bahkan cenderung kekurangan. Pengarang cenderung lebih suka menyajikan urutan peristiwa yang terkesan telah dipolakan. Tokoh utama disampaikan dengan menggunakan sudut pandang orang pertama (akuan); (2) novel Ladang Perminus bercerita tentang seorang pejabat idealis di perusahaan minyak Negara Perminus yang mencoba bertahan untuk tidak melakukan tindakan korupsi. Tokoh disampaikan dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga (diaan) dan pengaluran yang konvensional; (3) novel Berkisar Merah bercerita tentang perempuan cantik yang terpaksa bercerai dari suaminya karena dimadu. Cerita tentang perempuan cantik yang malang ini disampaikan pengarang dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga (diaan). Dan yang menarik dari novel ini adalah kesabaran dan ketelitian pencerita menggambarkan sifat tokoh, latar, atau peristiwa yang terjadi.