• "Menghela lembu dengan tali, menghela manusia dengan kata."

    Artinya segala pekerjaan harus dilakukan menurut tata cara aturannya masing-masing.

  • "Terlalu aru berpelanting, kurang aru berpelanting."

    Artinya segala sesuatu yang berlebihan atau kurang akan berakibat kurang baik.

  • "Di mana kayu bengkok, di sana musang mengintai."

    Artinya orang yang sedang lengah mudah dimanfaatkan oleh musuhnya.

  • "Sehari selembar benar, setahun selembar kain."

    Artinya suatu pekerjaan yang dilakukan dengan keyakinan dan kesabaran akan membuahkan hasil yang baik.

  • "Jangan disesar gunung berlari, hilang kabut tampaklah dia."

    Artinya hal yang sudah pasti, kerjakanlah dengan sabar tidak perlu tergesa-gesa.

  • "Sekali jalan terkena, dua kali jalan tahu, tiga kali jalan jera."

    Artinya bagaimanapun bodohnya seseorang, jika sekali tertipu, tak akan mau tertipu lagi untuk kedua kalinya.

  • "Hawa pantang kerendahan, nafsu pantang kekurangan."

    Artinya hawa nafsu tidak boleh diremehkan harus dijaga sebaik-baiknya.

  • "Enak makan dikunyah, enak kata diperkatakan."

    Artinya sesuatu hal haruslah dimusyawarahkan terlebih dahulu.

  • "Orang mau seribu daya, bukan seribu dali."

    Artinya jika menghendaki sesuatu, pasti akan mendapatkan jalan, jika tidak menghendaki, pasti mencari alasan.

  • "Cuaca di langit pertanda akan panas, gabak di hulu tanda akan hujan."

    Artinya sesuatu pasti akan ada identitas atau tanda khususnya.