• "Alang berjawab, tepuk berbatas."

    Artinya perbuatan baik dibalas dengan perbuatan baik, perbuatan jahat dibalas dengan perbuatan kejahatan pula.

  • "Hancur badan di kandung tanah, budi baik dikenang jua."

    Artinya budi pekerti, amal kebaikan, akan selalu dikenang meski seseorang sudah meninggal dunia.

  • "Bagaikan api makan ilalang kering, tiada dapat dipadamkan lagi."

    Artinya orang yang tidak mampu menolak bahaya yang menimpanya.

  • "Tertangguk pada ikan sama menguntungkan, tertanggung pada rangsang sama mengiraikan."

    Artinya suka dan duka dijalani bersama. Keuntungan yang didapatkan dinikmati bersama-sama, kesusahan yang dialami diatasi bersama-sama juga.

  • "Ditindih yang berat, dililit yang panjang."

    Artinya kemalangan yang datang tanpa bisa dihindari.

  • "Kalau dipanggil dia menyahut, kalau dilihat dia bersua."

    Artinya bisa menyampaikan maksud dengan cara yang tepat.

  • "Seludang menolak mayang."

    Artinya sebutan untuk orang sombong dan melupakan orang lain yang telah berjasa dalam hidupnya.

  • "Tolak tangan berayun kaki, peluk tubuh mengajar diri."

    Artinya belajar untuk mengendalikan diri dan meninggalkan kebiasaan bersenang-senang.

  • "Lubuk akal tepian ilmu."

    Artinya seseorang yang dikenal memiliki banyak ilmu pengetahuan.

  • "Putih kapas dapat dibuat, putih hati berkeadaan."

    Artinya kebaikan hati yang bisa dilihat dari tingkah lakunya.