• "Pandai berminyak air."

    Artinya pandai menyusun kata-kata untuk mencapai maksudnya.

  • "Karena mata buta, karena hati mati."

    Artinya menjadi celaka karena terlalu menuruti hawa nafsunya.

  • "Sedap jangan ditelan, pahit jangan segera dimuntahkan."

    Artinya berpikir baik-baik sebelum bertindak agar tidak kecewa.

  • "Ada harga ada rupa."

    Artinya harga suatu barang tentu disesuaikan dengan keadaan barang tersebut.

  • "Lain di bibir lain di hati."

    Artinya perkataan yang tidak sesuai dengan kata hatinya, tidak jujur.

  • "Seberat-berat mata memandang, berat juga bahu memikul."

    Artinya seberat apapun penderitaan orang yang melihat, masih lebih menderita orang yang mengalaminya.

  • "Jauh di mata dekat di hati."

    Artinya dua orang yang tetap merasa dekat meski tinggal berjauhan.

  • "Barangsiapa menggali lubang, ia juga terperosok ke dalamnya."

    Artinya bermaksud mencelakakan orang lain, tetapi dirinya juga ikut terkena celaka.

  • "Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih."

    Artinya segala sesuatu dalam kehidupan bukan manusia yang menentukan.

  • "Sakit sama mengaduh, luka sama mengeluh."

    Artinya seia sekata dalam semua keadaan.