• "Terbuat dari emas sekalipun, sangkar tetap sangkar juga."

    Artinya meskipun hidup dalam kemewahan tetapi terkekang, hati tetap merasa tersiksa juga.

  • "Bagaikan burung di dalam sangkar."

    Artinya seseorang yang merasa hidupnya dikekang.

  • "Karena nila setitik, rusak susu sebelanga."

    Artinya karena kesalahan kecil, menghilangkan semua kebaikan yang telah diperbuat.

  • "Tong penuh tidak berguncang, tong setengah yang berguncang."

    Artinya orang yang berilmu tidak akan banyak bicara, tetapi orang bodoh biasanya banyak bicara seolah-olah tahu banyak hal.

  • "Tong kosong nyaring bunyinya."

    Artinya orang sombong dan banyak bicara biasanya tidak berilmu.

  • "Sepandai-pandai tupai melompat, sekali waktu jatuh juga."

    Artinya sepandai-pandainya manusia, suatu saat pasti pernah melakukan kesalahan juga.

  • "Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi."

    Artinya Menuntut ilmu hendaknya sepenuh hati dan tidak tanggung-tanggung agar mencapai hasil yang baik.

  • "Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga."

    Artinya sifat anak biasanya menurun dari sifat orangtuanya.

  • "Air tenang menghanyutkan."

    Artinya orang yang kelihatannya pendiam, namun ternyata banyak menyimpan ilmu pengetahuan dalam pikirannya.

  • "Air beriak tanda tak dalam."

    Artinya orang yang banyak bicara biasanya tak banyak ilmunya.