• "Sekali jalan terkena, dua kali jalan tahu, tiga kali jalan jera."

    Artinya bagaimanapun bodohnya seseorang, jika sekali tertipu, tak akan mau tertipu lagi untuk kedua kalinya.

  • "Hawa pantang kerendahan, nafsu pantang kekurangan."

    Artinya hawa nafsu tidak boleh diremehkan harus dijaga sebaik-baiknya.

  • "Enak makan dikunyah, enak kata diperkatakan."

    Artinya sesuatu hal haruslah dimusyawarahkan terlebih dahulu.

  • "Orang mau seribu daya, bukan seribu dali."

    Artinya jika menghendaki sesuatu, pasti akan mendapatkan jalan, jika tidak menghendaki, pasti mencari alasan.

  • "Cuaca di langit pertanda akan panas, gabak di hulu tanda akan hujan."

    Artinya sesuatu pasti akan ada identitas atau tanda khususnya.

  • "Alang berjawab, tepuk berbatas."

    Artinya perbuatan baik dibalas dengan perbuatan baik, perbuatan jahat dibalas dengan perbuatan kejahatan pula.

  • "Hancur badan di kandung tanah, budi baik dikenang jua."

    Artinya budi pekerti, amal kebaikan, akan selalu dikenang meski seseorang sudah meninggal dunia.

  • "Bagaikan api makan ilalang kering, tiada dapat dipadamkan lagi."

    Artinya orang yang tidak mampu menolak bahaya yang menimpanya.

  • "Tertangguk pada ikan sama menguntungkan, tertanggung pada rangsang sama mengiraikan."

    Artinya suka dan duka dijalani bersama. Keuntungan yang didapatkan dinikmati bersama-sama, kesusahan yang dialami diatasi bersama-sama juga.

  • "Ditindih yang berat, dililit yang panjang."

    Artinya kemalangan yang datang tanpa bisa dihindari.