Pemilihan Duta Bahasa Nasional Tahun 2021

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2021 ditutup secara resmi oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa,  E. Aminudin Aziz,  di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, pada Senin malam, 18 Oktober 2021. Dalam sambutannya,  Amin mengaku kagum dengan pemilihan Duta Bahasa Nasional ini.  Menurutnya,  pemilihan Duta Bahasa Nasional tidak kalah menarik dengan pemilihan Putri Indonesia dan pemilihan-pemilihan duta lainnya di tingkat nasional, terlebih karena adanya pertanyaan dadakan dari panitia yang menimbulkan refleksi bahasa dan harus dijawab secara spontan oleh enam peserta terbaik. Bagaikan filsuf, peserta dari enam provinsi terbaik itu melontarkan kata-kata yang penuh makna ketika menjawab pertanyaan.

Lebih lanjut, Amin berharap duta bahasa dari 30 provinsi turut aktif membantu program Badan Bahasa dalam melestarikan bahasa daerah karena beberapa bahasa daerah berstatus hampir punah atau kritis sehingga harus mendapat perhatian agar Indonesia tidak kehilangan aset bahasa. Sementara itu, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Muh. Abdul Khak saat melaporkan kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan peran generasi muda Indonesia dalam memantapkan fungsi bahasa Indonesia,  daerah, dan asing sesuai dengan ranah penggunaannya masing-masing guna memperkuat karakter, martabat, dan daya saing bangsa pada era Revolusi Industri 4.0.

Kegiatan tersebut berlangsung selama enam hari pada tanggal 14—19 Oktober dan diikuti oleh 60 duta bahasa perwakilan dari 30 provinsi di Indonesia. Aspek penilaian dalam kegiatan ini ialah (1) krida kebahasaan dan kesastraan yang sesuai dengan tugas dan fungsi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dengan bobot 25%; (2) penilaian teknik wicara publik yang meliputi pengetahuan kebahasaan dan keterampilan berbahasa dengan bobot 20%; (3) kemampuan berbahasa asing dengan bobot 15%; (4) penilaian aspek kepribadian; (5) penampilan bakat dan seni; (6) penilaian penulisan artikel; serta (7) pembuatan konten kebahasaan dan kesastraaan.

Berikut ini adalah para Duta Bahasa Nasional 2021.

Terbaik I    : Irfan Taofik dan Florie Aurantia (Jawa Barat).

Terbaik II   : Abdillah El Habib dan Veronica (Banten).

Terbaik III  : Sandy Ramadhan dan Winney Amiani (Kalimantan Tengah).

Terbaik IV  : Rizaldi Septian Fauzi dan Titania Safira (NTB).

Terbaik V   : Wildan Masyiyan Chaniago dan Aficha Leony (Sumatera Barat).

Terbaik VI  : Arya Kusuma Dewa dan Roro Zahra Layungsari (DKI Jakarta).

Harapan I  :  Firhan Kadulah dan Dyah Ayu Nuraini (Gorontalo).

Harapan II : I Gusti Made Andrian Sumantri dan A. A.  Istri Erlika Trisna Dewi (Bali).

Harapan III: Fikri Muhammad Nur dan Sherina Lauren Raharjo (Sulawesi Tengah).

Harapan IV:  Muhammad Zikril Pratama dan Shafira Deiktya Emte (Jambi).

Adapun Juara Favorit Duta Bahasa Nasional 2021 adalah Rinaldy Anugrah Rampalodji dan Winda Sari dari Provinsi Sulawesi Selatan.  (DV, IK)

Selingan

Daftar Selingan

  • zoonosis = zoonosis
  • work from office = kerja dari kantor (KDK)

  • work from home = kerja dari rumah (KDR)

  • ventilator = ventilator

  • tracing = penelusuran; pelacakan

  • throat swab test = tes usap tenggorokan

  • thermo gun = pistol termometer

  • swab test = uji usap

  • survivor = penyintas

  • specimen = spesimen; contoh

  • social restriction = pembatasan sosial

  • social media distancing = penjarakan media sosial

  • social distancing = penjarakan sosial; jarak sosial

  • self-quarantine = swakarantina; karantina mandiri

  • self isolation = isolasi mandiri

  • screening = penyaringan

  • respirator = respirator

  • rapid test = uji cepat

  • rapid strep tes =t uji strep cepat

  • protocol = protokol

  • physical distancing = penjarakan fisik

  • pandemic = pandemi

  • new normal = kenormalan baru

  • massive test = tes serentak

  • mask = masker

  • lockdown = karantina wilayah

  • local transmission = penularan lokal

  • isolation = isolasi

  • incubation = inkubasi

  • imported case = kasus impor