Balai Bahasa Sumatera Utara Selenggarakan Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Media Massa


04/25/2017 |

Balai Bahasa Sumatera Utara Selenggarakan Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Media Massa

Medan – Peran media massa atau pers dalam pertumbuhan dan perkembangan bahasa Indonesia tidak dapat disangsikan lagi. Ia tumbuh dan berkembang menjadi bahasa Indonesia yang dewasa ini kita gunakan. Tanpa peran media massa, bahasa Indonesia tidak akan menjadi bahasa persatuan kita.

Demikian disampaikan Kepala UPT Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara, Gadis Melani, S.H., saat membuka kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Media Massa, Kamis, 20 April 2017 di Aula KPID Provinsi Sumatera Utara.

Melani juga mengatakan, “Media massa menjadi faktor utama dan pedoman yang paling efektif dan ampuh untuk mengembangkan sekaligus membina bahasa. Apabila wartawan salah dalam berbahasa, maka informasi yang sampai ke publik pun akan salah, bisa pembaca atau pendengar bisa salah menafsirkannya."

Sementara itu Kepala Balai Bahasa Sumatera Utara, Dr. Tengku Syarfina, M.Hum., dalam sambutannya yang disampaikan Sahril, S.S. mengungkapkan bahwa gejala perkembangan teknologi telah mengubah segala lini termasuk penggunaan bahasa Indonesia.  Ada kecenderungan belakangan ini penggunaan bahasa Indonesia mengalami penurunan akibat serbuan dari bahasa asing, khususnya bahasa Inggris. Hal ini termasuk juga dalam penggunaan bahasa pada media massa kita.

Syarfina berharap melalui kegiatan penyuluhan ini dapat memberi motivasi terhadap media massa/wartawan akan pentingnya tugasnya sebagai salah satu pembina dan pengembang bahasa Indonesia serta menjadi teladan dalam pemakaian bahasa Indonesia.

Pada kesempatan itu,Sahril juga menyampaikan permohonan maaf Kepala Balai Bahasa Sumatera Utara tidak bisa hadir dalam kegiatan ini, karena dalam waktu bersamaan sedang mengikuti Jambore Sastra di Yogyakarta.

Kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Media Massa yang dihelat Balai Bahasa Sumatera Utara bekerja sama dengan KPID Sumut ini berlangsung selama dua hari, 20 – 21 April2017, diikuti 35 orang wartawan dari berbagai media massa cetak dan elektronik, seperti Harian Analisa, Sinar Indonesia Baru, Sumut Pos, Pos Metro Medan, Waspada, Medan Bisnis, TVRI, RRI, dan lain-lain.

Penyuluhan ini menghadirkan pemateri dari kalangan KPID Sumatera Utara, Gadis Melani, S.H., dan Drs. M. Syahril. Kedua pemateri ini mengupas tentang Kode Etik Jurnalistik. Sedangkan materi Bahasa Media Massa dan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar, disampaikan pemateri/penyuluh dari Balai Bahasa Sumatera Utara, Sahril, S.S. dan Agus Bambang Hermanto, M.Pd. (AM/balaibahasasumatrautara)