Balai Bahasa Jawa Barat Gelar Diseminasi GLN

Subang—Balai Bahasa Jawa Barat bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang menggelar Diseminasi Gerakan Literasi Nasional (GLN) 2019 dengan tema “Meningkatkan Literasi Baca-Tulis Berbasis Kearifan Lokal Jawa Barat” pada Senin, 28 Oktober 2019 di Hotel Puspa Sari, Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP, Dedi Supriadi, secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, Dedi mengucapkan terima kasih kepada Balai Bahasa Jawa Barat yang menginisiasi kegiatan tersebut. Dedi berharap, kegiatan semacam itu dilakukan setidaknya dua kali dalam setahun agar dapat memajukan pendidikan literasi di Kabupaten Subang.

 

“Banyak komunitas dan pegiat literasi di Kabupaten Subang yang sudah menghasilkan buku, seperti cerpen dan cerita rakyat, hasil karya mereka menjadi referensi bacaan untuk perpustakaan di Kabupaten Subang,” ujar Dedi. Lebih lanjut Dedi menegaskan bahwa semua peserta kegiatan ini harus menyerap ilmu yang diberikan oleh narasumber dengan baik sehingga nantinya dapat menularkannya kepada guru yang lain.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Jawa Barat, Umar Solikhan, menjelaskan bahwa kegiatan GLN yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Jawa Barat bukan hanya diseminasi, melainkan juga pelatihan fasilitator GLN, penulisan bahan bacaan literasi, dan pembinaan komunitas literasi. Umar mengungkapkan bahwa tujuan diseminasi adalah untuk membangun budaya literasi dan menyiapkan Generasi Emas 2045 yang mempunyai Kecakapan Abad 21. “Menguatkan pendidikan karakter sebagai roh dan fondasi pendidikan melalui olah pikir, olah rasa, dan olahraga, Kemendikbud empat tahun terakhir ini melalui seluruh unit utama menyelenggarakan berbagai kegiatan literasi untuk seluruh lapisan masyarakat, dan salah satunya Balai Bahasa Jawa Barat turut andil melalui diseminasi ini,” tegas Umar.

Cucu Laelasari, salah satu guru sekaligus narasumber yang hadir pada kegiatan itu, menjelaskan bahwa kegiatan literasi di Kabupaten Subang ini sedang meningkat karena didukung oleh kepala sekolah dan dibantu oleh pegiat literasi dalam gerakan literasi di sekolah. Cucu berharap, selepas kegiatan peserta dapat melakukan praktik baik literasi, yaitu menulis dan menghasilkan karya yang baik.  

Menurut ketua pelaksana kegiatan, Cucu Suminar, sebanyak 200 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Peserta terdiri atas guru SMP dan pegiat literasi dari berbagai komunitas di Kabupaten Subang. Diseminasi GLN di Kabupaten Subang itu menutup rangkaian kegiatan diseminasi yang sebelumnya diadakan di Cimahi, Cirebon, Garut, Tasikmalaya, Cianjur, dan Purwakarta. Diseminasi GLN merupakan salah satu upaya Balai Bahasa Jawa Barat untuk menumbuhkan budaya literasi masyarakat di Provinsi Jawa Barat dengan mengangkat kearifan lokal dalam rangka pemantapan karakter bangsa. “Program ini sudah direncanakan dari awal tahun dan pelaksanaannya bertepatan dengan Bulan Bahasa. Semoga tahun depan kebijakan kegiatan literasi ini tetap berlanjut karena masih banyak kabupaten/kota yang belum tersentuh oleh kegiatan diseminasi GLN,” ujar Cucu. (tr/ds)

Selingan

Daftar Selingan

  • cache memory = memori tembolok

  • browser = peramban

  • bar code = kode batang

  • blogger = narablog

  • power bank = bank daya

  • biolinguistics = biolinguistik (linguistik)

  • bento = bento; paket bekal (tata boga)

  • bassoon = basun (seni musik)

  • bashfulness = kemalu-maluan (psikologi)

  • barrier free accessibility = aksesibilitas bebas batas; keterjangkauan bebas batas (teknik lingkungan)