Judul: Pengaruh Teknik Pembelajaran dan Penguasaan Diksi terhadap Keterampilan Menulis: Eksperimen pada Mahasiswa FKIP UHAMKA Jakarta

Penulis: Nani Solihati

Subjek: Bahasa Indonesia-Kemampuan Menulis

Jenis: Disertasi

Tahun: 2007

Abstrak

Pengajaran menulis terutama untuk mahasiswacenderung menyimoang dari tujuan menulis, yaitu kecakapan berkomunikasi dalam tulisan. Banyak pengajaran menulis masih bercirikan penyusunan kalimat terbatas yang mendorong pengajaran tata bahasa dengan menggunakan menulis terkontrol. Jika penyimpangan dalam pengajaran menulis tetap dilakukan di dalam kelas, akan mengakibatkan ketidakberhasilan dalam belajar menulis. Berdasarkan hal tersebut di atas, penelitian ini akan berusaha mencari pengaruh teknik pembelajaran dan penguasaan diksi terhadap keterampilan menulis mahasiswa FKIP UHAMKA Jakarta. Masalah yang diteliti, antara lain (1) apakah terdapat perbedaan keterampilan menulis antara kelompok mahasiswa yang dibelajarkan dengan teknik kolaboratif dan yang dibelajarkan dengan teknik individual, (2) bagi mahasiswa dengan penguasaan diksi tinggi, apakah terdapat perbedaan keterampilan menulis antara kelompok  mahasiswa yang dibelajarkan dengan teknik kolaboratif dan yang dibelajarkan dengan teknik individual, (3) apakah terdapat perbedaan keterampilan menulis antara kelompok mahasiswa yang dibelajarkan dengan teknik kolaboratif dan yang dibelajarkan dengan teknik individual, dan (4) apakah terdapat pengaruh interaksi antara teknik pembelajaran dan penguasaan diksi terhadap keterampilan menulis mahasiswa.

     Penelitian ini dilaksanakan di Program studi Pendidikan Bahaasa dan Sastra Indonesia UHAMKA Jakarta, pada mahasiswa semester V tahun akademik 2003—2004. Penelitian ini  menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 X 2. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik multi stage sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ada dua macam, yaitu tes penguasaan diksi dan tes keterampilan menulis. Uji coba dilakukan dengan melibatkan 30 maahasiswa. Menganalisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebelum data hasil penelitian dianalisis secara statistik, terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas populasi. Untuk menguji hipotesis penelitian terlebih dahulu dilakukan Analisis Varians Dua Jalan (ANAVA 2 X 2) untuk melibatkan perbedaan perlakuan secara keseluruhan.

     Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menulis dengan menggunakan teknik yang tepat akan memberi hasil belajar menulis yang lebih baik. Bagi mahasiswa dengan penguasaan diksi tinggi dapat digunakan teknik kolaboratif, sedangkan bagi mahasiswa yang memiliki penguasaan diksi rendah dapat digunakan teknik individual. Teknik yang digunakan oleh dosen merupakan faktor yang sangat penting dalam meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa. Penentuan teknik pembelajaran yang tepat dapat berpengaruh terhadap keterampilan menulis khususnya pada mahasiswa UHAMKA. Keberhasilan pencapaian tujuan pembelajaran tersebut bergantung pada kemampuan dosen dalam memilih teknik pembelajaran yang sesuai dengan penguasaan diksi mahasiswa. Simpulan hasil penelitian ini, tanpa memperhatikan penguasaan diksi, keterampilan menulis mahasiswa yang belajar dengan teknik kolaboratif lebih baik daripada mahasiswa yang belajar dengan menggunakan teknik individual. Begitu pula pada mahasiswa dengan penguasaan diksi tinggi yang dibelajarkan dengan teknik kolaboratif, keterampilan menulisnya lebih baik daripada mahasiswa yang dibelajarkan dengan menggunakan teknik individual.Hal ini berarti bahwa teknik kolaboratif dapat meningkatkan keterampilan menulis pada mahasiswa yang penguasaan diksinya tinggi. Dalam teknik kolaboratif mahasiswa dituntut aktif berpartisipasi dalam kegiatan belajar. Temuan penelitian yang memberikan bukti bahwa  teknik kolaboratif tepat digunakan untuk mengajarkan menulis, memperkuat teori Alwasilah (2006:6) yang mengutarakan bahwa belajar menulis itu musti dilakukan melalui kolaborasi sebagai ajang tegur sapa antara kolega dan mahasiswa dengan dosennya. Temuan yang lain memberikan bukti bahwa mahasiswa yang belajar secara kolaboratif dapat menjadikan keterampilan menulis mahasiswa meningkat karena dalam kolaboratif para mahasiswa dapat bertukar pikiran berdasarkan wawasan dan pengalaman hidup sehari-hari, memperkuat teori Wijaya (1990:134) yang mengungkapkan bahwa pembelajaran yang disajikan sesuai dengan konteks kehidupan nyata pembelajar dapat meningkatkan minat belajar sehingga hasil belajar menjadi meningkat. Temuan lain lagi menujukkan bahwa keterampilan menulis dipengaruhi oleh penguasaan diksi mahasiswa. Temuan ini mendukung teori-teori yang dikemukakan Brown (1986:4) dan Hali (1993:3) bahwa dalam pendidikan bahasa antara struktur bahasa, diksi dan menulis berkembanga bersama-sama.